
Ilustrasi Stasiun Tugu Jogjakarta.
JawaPos.com- Peluncuran KA Joglosemarkerto dengan relasi Jogjakarta-Solo-Semarang-Purwokerto diprediksi akan semakin menggairahkan geliat pariwisata Jogja. Dengan kehadiran kereta api tersebut, diharapkan semakin banyak wisatawan yang datang ke Jogja.
Humas PT KAI Daop 8 Jogjakarta Eko Budiyanto mengatakan, dampak dari adanya KA Joglosemarkerto, warga Jogja akan semakin banyak pilihan moda transportasi ketika bepergian ke Jawa Tengah. Begitu pula sebaliknya. "Iya, pastinya akan semakin tambah menarik kunjungan wisatawan ke Jogja. Banyak permintaan dari masyarakat, selama ini yang dari Pekalongan, Tegal kan sulit untuk mendapatkan kereta menuju Jogja," katanya, Jumat (30/11).
Akses kereta dari Jawa Tengah ketika ingin ke Jogja, selama ini harus naik dari Stasiun Solo Jebres. Dengan adanya KA Joglosemarkerto ini, akan semakin banyak pilihan bagi masyarakat Jawa Tengah menuju Jogja.
PT KAI meluncurkan KA Joglosemarkerto, besok (1/12). KA Joglosemarkerto merupakan perpanjangan relasi KA Kamandaka yang melayani rute Semarang Tawang - Purwokerto, diteruskan menuju Jogjakarta-Solo-Semarang Tawang.
Selain KA Kamandaka, perubahan perpanjangan relasi juga dilakukan pada KA Joglokerto. Kereta api itu, yang semula beroperasi dari Purwosari menuju Purwokerto PP, akan diteruskan relasinya hingga Semarang-Solo-Jogjakarta.
PT KAI juga menerapkan pola operasi baru dengan mengubah relasi KA Jakatingkir tujuan Jakarta Pasar Senen. Semula kereta api itu berangkat dari Stasiun Purwosari. Selanjutnya diubah titik keberangakatannya di Stasiun Lempuyangan.
Perubahan jam keberangkatan KA Jaka Tingkir dari Stasiun Pasar Senen semula berangkat pukul 11.30 menjadi pukul 07.15. Sedangakan keberangkatan dari Stasiun Purwosari pukul 18.00 menjadi berangkat dari Stasiun Lempuyangan pukul 19.00.
Tiap perjalanan KA Joglosemarkerto menggunakan dua gerbong eksekutif dengan kapasitas 100 tempat duduk. Serta 7 gerbong ekonomi dengan kapasitas 560 tempat duduk. "Dengan dibukanya relasi baru, KA Joglosemarkarto diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan wisata di daerah-daerah tersebut," kata Direktur Utama KAI Edi Sukmoro melalui keterangan tertulisnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
