
AS menceritakan kronologi kejadian yang menimpanya kepada wartawan seusai melaporkan suaminya di Mapolda Banten, Senin (12/11).
JawaPos.com - Perempuan 22 tahun berinisial AS melaporkan tingkah suaminya MA, 22, yang sudah kelewat batas. Korban menuding sang suami telah menyebarluaskan foto bugil miliknya melalui Facebook.
Didampingi orang tuanya, AS mendatangi kantor Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Banten. Dia membawa lembar cetak dua buah akun Facebook yang mengunggah foto bugil miliknya dan pesan bernada mesum dari MA.
Peempuan asal Pandeglang itu menuturkan, foto bugil miliknya diunggah dua akun Facebook yang menggunakan namanya. Setidaknya, terdapat tiga buah foto bugil AS. Foto dengan pose bugil itu diakui bukan hasil rekayasa.
“Itu foto waktu saya (kerja) di Malaysia tahun 2017. Waktu itu masih pacaran. Dia yang minta,” kata AS ditemui sebelum membuat laporan.
Foto tanpa busana miliknya itu dijadikan senjata MA untuk mengancam AS. Ibu satu anak itu mengaku sempat berniat mencari pasangan lain, tetapi urung lantaran diancam MA.
“Dulu juga pernah di-upload di Facebook pribadi saya. Cuma pengaturan privasi, jadi yang bisa lihat saya dengan dia saja. Dia kan tahu password sama ID saya. Saya mohon ke dia untuk dihapus,” kata AS dilansir Radar Banten (Jawa Pos Group).
Setelah menerima ancaman itu, AS terpaksa menuruti keinginan MA. Pada awal 2018, AS pulang ke Indonesia. Beberapa bulan kemudian atau April 2018, AS dinikahi MA.
Namun, MA semakin bertingkah di luar batas. Selain melakukan kekerasan, MA juga mengumbar pesan pribadinya dengan AS ke grup WhatsApp.
“Gara-gara memublikasikan chatting-an pribadi antara saya dan dia ke teman-tamannya. Saya tegur, dia balik marah-marah. Dalam kondisi emosi langsung menceraikan saya dan pergi dari rumah. Seminggu kemudian, dia pulang ke rumah dan minta rujuk, tapi saya tolak,” kata AS.
Setelah permintaan MA ditolak, 8 Oktober 2018 muncul sebuah akun Facebook dengan memasang foto bugil AS. Foto telanjang milik AS itu dijadikan foto profil akun.
“Ada tiga akun atas nama saya. Dua akun menyebar foto bugil. Dijadiin profil terus ada status yang isinya kalau mau lihat aurat saya, silakan chat ke nomor ini (nomor ponsel pribadi AS),” kata AS.
Seusai foto bugil menyebar, puluhan lelaki hidung belang menghubungi nomor ponsel AS yang dipublikasikan pada akun Facebook palsu itu untuk meminta foto bugil. “Pada 10 Oktober, ada sekitar 20 orang lebih laki-laki chat saya,” kata AS.
AS berharap, laporannya ke Polda Banten segera direspons. Sebab, foto tersebut telah membuat keluarganya malu dan depresi. “Sudah cerai agama. Masih proses (di pengadilan, Red),” kata AS.
Kepala SPKT Polda Banten AKBP Wahyu Imam Santoso mengaku belum mengetahui laporan dugaan penyebaran foto bugil tersebut. “Oh, nanti saya cek dulu,” kata Wahyu.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
