
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil akan teruskan surat pengunduran diri Bupati Indramayu Anna Sophanah ke Kemendagri
JawaPos.com - Rencana Bupati Indramayu Anna Sophanah mengundurkan diri dari jabatannya, telah diketahui oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Ia juga sudah menerima surat pengundurkan diri tersebut beberapa waktu lalu.
"Saya sudah terima (surat) memang namanya orang mengundurkan diri artinya sudah merasa tidak memungkinkan berada di posisi itu," kata Ridwan Kamil di Gedung Sate Bandung, Selasa (6/11).
Menurut pemimpin yang akrab disapa Kang Emil ini, pihaknya akan menindaklanjuti surat tersebut yakni dengan melayangkan atau meneruskan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Karena selaku gubernur, dirinya tidak berwenang menentukan terima atau tidaknya pengunduran diri itu.
"Nanti surat (pengunduran diri) di-forward ke Kemendagri jadi harap diingat gubernur itu tidak mengambil keputusan, yang pengambil keputusan itu Mendagri," ungkapnya.
Sebagai pemimpin Jabar, dirinya akan berkomunikasi dengan pihak Pemerintah Kabupaten Indramayu perihal pengganti dari Anna. Dalam hal ini secara otomatis jika terjadi pengunduran diri maka wakil yang akan mengisi posisi tersebut.
"Saya kira nanti di-follow up wakilnya yang akan menggantikan (Bupati) dan meminta koalisi sebelumnya untuk memilihkan pendampingnya yang akan menjadi Bupati definitif," tuturnya.
Menurut Kang Emil, Anna mengundurkan diri karena alasan keluarga. Anna sendiri sudah bekerja sebagai pemimpin masyarakat Indramayu sejak 2010. Kali ini merupakan periode kedua Anna menjabat sebagai Bupati.
"Alasan keluarga, jadi bukan urusan kedinasan jadi lebih mau mengurusi keluarganya di sisa waktunya yang selama ini agak terkendala karena kedinasan yang luar biasa," ujarnya.
Terkait dinamika pemerintahan dan masyarakat Kabupaten Indramayu, untuk tetap menyesuaikan. Siapa pun yang akan menggantikan posisi Bupati roda pemerintahan dan pembangunan akan terus berjalan.
"Mohon menyesuaikan, namanya pembangunan pastinya akan terus berjalan siapapun pemimpinnya situasinya memang berbeda-beda setiap masyarakat nanti kita upayakan yang terbaik," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
