
Ilustrasi sedekah bumi: warga Bojonegoro menggelar sedekah bumi sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panennya.
JawaPos.com - Indonesia kaya dengan kearifan lokal yang beragam. Kearifan ini menjadi nilai-nilai luhur yang patut dilestarikan.
Di Bojonegoro, petani setempat memiliki tradisi sedekah bumi. Kesenian tersebut tersebut bentuk dari tradisi dari petani setempat untuk bersyukur atas masa panennya. Selasa malam (9/10), warga Desa Balen, Kecamatan Balen, Bojonegoro menggelar agar sedekah bumi dan wayang kulit.
Thobahul Aftoni, salah satu tokoh masyarakat Bojonegoro menuturkan, sedekah bumi dan wayang kulit adalah tradisi bersyukur yang patut dilestarikan. Di gelaran itu masyarakat pun dapat mempererat tali persaudaraan.
"Ini tentu saja sebagai rasa syukur atas nikmat hasil bumi yang cukup besar untuk memenuhi kebutuhan warga Bojonegoro dan sekitarnya," kata Thobahul Aftoni dalam keterangan persnya, Rabu (10/10).
Sedekah bumi itu berlangsung hingga larut malam dan memasuki Rabu dini hari (10/10). Para peserta membaca tahlil doa bersama untuk para leluhur serta doa mengharap agar hasil bumi bisa menjadi berkah. Setelahnya, melestarikan tradisi kesenian Jawa, masyarakat dihibur dengan pertunjukan wayang kulit.
Menurut pria yang juga caleg PPP dapil Jatim IX (Bojonegoro-Tuban) itu, Bojonegoro merupakan daerah agraris yang menghasilkan berbagai hasil pertanian dan perkebunan setiap tahunnya. Selain dikenal sebagai penghasil beras, daerah itu juga penghasil jambu merah dan belimbing. Selama ini komoditas itu telah meningkatkan penghasilan masyarakat.
"Bojonegoro juga dikenal sebagai wilayah religius. Warganya selalu mensyukuri nikmat Tuhan, salah satunya dengan menggelar sedekah bumi ini," katanya. Untuk itu, Sedekah bumi perlu terus dilakukan karena bisa menjaga kekeluargaan dan kekompakan warga.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
