
Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menyita 53,386 Kg sabu-sabu dari tujuh tersangka yang masuk dalam jaringan Aceh.
JawaPos.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil menyita 53,386 Kg sabu-sabu dari tujuh tersangka yang masuk dalam jaringan Aceh. Sabu-sabu yang dibawa mereka termasuk dalam kualitas terbaik.
Deputi Pemberantasan BNN Irjen Arman Depari mengatakan dari hasil pemeriksaan uji laboratorium barang bukti yang disita diketahui sabu-sabu itu berkadar 92 persen. "Termasuk kualitas yang terbaik ini," kata Arman di Kota Medan, Sabtu (10/6).
Arman juga mengatakan jika sabu-sabu kali ini sama dengan yang pernah diungkap beberapa waktu lalu di Kepulauan wilayah kepulauan Riau dan Pantai Anyer, Jakarta. Masing-masing dengan berat 1 ton dan 1,2 ton.
Kemasannya juga berbeda dengan yang biasa diungkap BNN ataupun kepolisian. Biasanya narkoba yang diungkap dikemas dalam bungkus plastik hijau. "Kali ini warna bungkusya warna emas," katanya.
Sebelumnya, BNN juga pernah mengungkap kasus gembong narkoba dengan barang bukti yang terbaik. Kadarnya mencapai 98 persen. Saat itu Anggota DPRD Langkat Ibrahim alias Hongkong dtangkap. "Saat itu narkoba jenis blue ice. Itu kelas terbaik yang pernah kita ungkap," ujarnya.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Foto Prabowo-Gibran Dipasang di Salib Merah saat Demo di Monas, PMKRI: Simbol Dua Pendosa
