
BERAMAL: Aksi solidaritas paguyuban pemotong rambut di Gunungkidul untuk gempa Sulteng,Sabtu (6/10).
JawaPos.com - Paguyuban Seniman Rambut Gunungkidul (Semar Gundul), Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) melakukan aksi simpati dengan membuka donasi untuk korban gempa dan tsunami Sulawesi Tengah (Sulteng). Dari upah jasa potong rambut, yang digelar pada Sabtu (6/10) di seputaran bunderan Siyono, Kecamatan Playen.
Anggota Semar Gundul, Purhandayani mengatakan, dalam aksi ini yang terlibat ada sedikitnya 50 orang pemotong rambut. "Hari ini seluruh hasilnya didonasikan untuk korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Harga tidak kami patok, seikhlasnya," katanya, Sabtu (6/10).
Di kompleks pertokoan bunderan Siyono tersebut seluruh anggota bergantian untuk melayani konsumen. Aksi solidaritas ini dibuka hingga pukul 22.00 WIB.
Dalam mengajak warga untuk ikut berdonasi dengan melalui potong rambut ini, Semar Gundul memakai alat pengeras suara. Kemudian diumumkan agar menarik perhatian warga maupun pengendara yang melintas. "Ini bentuk solidaritas kami," ucapnya.
Salah seorang anggotanya, Rubikan mengatakan, antusiasme aksi ini cukup besar. Sebanyak 10 meja potong yang disediakan selalu antre sejak pagi. "Kemungkinannya malam lebih banyak lagi," kata pemilik sebuah salon potong rambut di Desa Gading, Kecamatan Playen ini.
Samsudin, warga dari Desa Pulutan, Kecamatan Playen, merasa cukup tertarik untuk ikut terlibat dalam aksi ini. "Mumpung tidak ada acara, potong rambut sekaligus ikut donasi," ucapnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022