
Ilustrasi penembangan.
JawaPos.com - Korban kasus penembakan Yunita, 24, masih terbaring di RSUD Koja Jakarta Utara. Mengingat satu buah peluru masih bersarang di dada sebelah kanan. Korban terluka akibat ditembak menggunakan air softgun oleh Deni Hidayat yang merupakan suami korban.
Perwakilan dari manajemen RSUD Koja Ayu Nadya membenarkan korban dari penembakan masuk dalam daftar pasien. Saat ini Yunita masih mengantre untuk pengangkatan proyektil yang bersarang di dada kanannya.
"Kita juga lagi menunggu jadwal dokternya. Karena hari ini penuh, padat tapi sudah masuk antrean," kata Ayu, Rabu (12/9).
Menurut Ayu, pihaknya melibatkan dokter spesialis bedah RSUD Koja untuk pengangkatan proyektil. Ayu menegaskan jika pihak RSUD Koja tidak memiliki wewenang menyebutkan asal muasal luka. Dari hasil diagnosa yang dilakukan pihak RSUD Koja, Yunita mengalami luka sobek di dada sebelah kanan berdiameter 0,5 cm.
"Kalau mengenai sumber luka kami tidak bisa menyampaikan karena itu wewenang dari pihak kepolisian. Kami hanya bisa mengidentifikasi dan melihat, lukanya ada di dada sebelah kanan, luka berbentuk bulat," ungkap wanita berkacamata itu.
Perwakilan RSUD Koja juga mengungkapkan tidak bisa mengklaim benda asing apa yang berada dalam tubuh Yunita. Karena luka cukup dalam dan tidak terlihat dari luar. "Karena material tidak terlihat dari luar, jadi kami tidak tahu. Ada tindakan nanti dari dokter spesialis apakah ada materil asing di dada korban," ujar dia.
Diberitakan sebelumnya, penembakan terhadap Yunita itu dipicu dari cekcok adu mulut oleh sepasang suami istri. Pertengakaran berakhir dengan penembakan dengan air softgun yang mengenai dada sang istri hingga harus dilarikan kerumah sakit, Minggu (9/9).

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
