
Ilustrasi sunatan masal: seorang bocah diduga jadi korban malapraktik saat disunat.
JawaPos.com - Ada dugaan malapraktik di Pekalongan. Seorang bocah yang sedang dikhitan ternyata kemaluannya terpotong. Meski dilarikan ke rumah sakit, atas kejadian itu bagian dari alat kelamin korban bocah asal desa di Kecamatan Karangdadap, Pekalongan itu tidak bisa disambung lagi.
Pihak keluarga menyesalkan kondisi tersebut. Mereka khawatir kejadian itu dapat memengaruhi psikologis MII di kemudian hari. Mereka melaporkan kejadian dugaan malapraktik tersebut ke kepolisian.
RZ, 50, salah seorang paman MII, saat ditemui di rumah korban kemarin (6/9) menceritakan, saat ini MII sudah dipulangkan dari rumah sakit. Meski demikian, rawat jalan harus rutin dilakukan setelah kejadian Kamis malam (30/8).
Dia menceritakan, pada malam itu, korban dikhitan oleh mantri asal Doro yang berinisial B, 60. Awalnya, mantri meminta MII untuk berbaring di ranjang di dalam kamar dengan mengenakan sarung. Kemudian, mantri itu menghubungkan alat bantu khitan (laser) ke listrik.
"Setelah alat siap, mantri membuka kulit ujung kemaluan MII ke atas dan menjepitnya menggunakan gunting penjepit dengan tangan kiri. Sedangkan tangan kanannya memegang alat potong laser," kata dia.
Pada saat proses khitan itu, korban menangis dan merangkul ayahnya TH, 61. Sang ayah pun memberi tahu mantri itu bahwa MII masih kesakitan, tetapi mantri hanya diam dan meneruskan proses khitan tersebut.
"Setelah ujung kemaluan terpotong, tersangka atau mantri itu mencari bagian kepala kemaluan untuk dijahit. Namun, potongan itu tidak kunjung ditemukan,'' kata RZ.
Saat itu, sang ayah merasa curiga bahwa kepala kemaluan anaknya ikut terpotong. Hingga akhirnya TH menemukan potongan tersebut.
RZ mengaku, pihak keluarga khawatir kejadian tersebut mengganggu psikologis si bocah. "Saat ini, anak itu belum tahu. Kalau tahu, kami takut MII depresi. Kami berharap upaya medis yang dilakukan dapat membuat kondisi MII normal kembali," jelasnya.
Kasat Reskrim Polres Pekalongan AKP Agung Ariyanto ketika dikonfirmasi membenarkan. "Ya..memang ada pengaduan dari keluarga korban. Seorang anak disunat dan bagian kepala kemaluannya terpotong. Kita masih mengundang para saksi," terangnya.

Prediksi Skor Afrika Selatan vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Penentu Les Rouges Lolos 16 Besar
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026: Kans Selecao Lolos 16 Besar Lewat Adu Penalti
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris PT Krakatau Posco, Netizen: Muak Sekali
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
Prediksi Skor Jerman vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Der Panzer Bisa Amankan Tiket 16 Besar dalam 90 Menit
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
