Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 5 September 2018 | 23.35 WIB

Surabaya Punya Bus Tingkat Keren, Bayarnya Pakai Sampah

Bus tingkat yang akan melayani rute Surabaya Utara-Selatan - Image

Bus tingkat yang akan melayani rute Surabaya Utara-Selatan

JawaPos.com - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya sukses melakukan uji coba rute bus tingkat atau double deck. Bus bantuan dari Bank Mayapada itu diuji coba untuk kedua kalinya, setelah Dishub mengevaluasi uji coba rute tahap pertama.


Kepala Dishub Kota Surabaya Irvan Wahyudrajad mengatakan, uji coba kali ini melibatkan dua bus dengan masing-masing rute. Barat-Timur menggunakan Suroboyo Bus, sedangkan untuk rute Utara-Selatan menggunakan bus double deck. Bus double deck itu direncanakan akan beroperasi secara full mulai besok Kamis (6/9), pukul 06.00 WIB. "Secara umum bus tingkat sudah siap mengangkut penumpang," kata Irvan, Rabu (5/9).


Diakui Irvan, pada tahap uji coba pertama, pihaknya masih menemukan beberapa kendala. Seperti, banyaknya ranting pohon rendah di sekitaran halte bus. "Ketika bus merapat di halte atau trotoar itu mengenai (ranting) pohon. Sehingga sayang kalau mengorbankan terlalu banyak pemotongan pohon. Maka, kami coba merubah rute bus double deck tersebut," ungkapnya.


Selama dua minggu ke depan, kata Irvan, masyarakat bisa menggunakan fasilitas bus double deck tidak ditarik tiket. Bus tumpuk itu akan beroperasi mulai pukul 16.00 hingga 22.00 WIB. "Mulai hari ini hingga dua minggu ke depan, masyarakat bisa mencoba bus double track karena sedang uji trayek," imbuh Irvan.


Sementara untuk ke depannya, sistem pembayaran untuk menaiki bus double deck itu sama dengan Suroboyo Bus. Setiap penumpang cukup membayar dengan sampah botol plastik. Mekanisme pembayaran itu juga sebagai bentuk edukasi bagi masyarakat dalam mengurangi bahaya polusi sampah plastik di Kota Pahlawan. "Untuk pembayaran bisa menggunakan sampah plastik, atau kalau tidak mau ribet bisa menukarkan sampah dan nanti akan diberikan tiket," jelasnya.


Untuk kapasitas penumpang, bus tumpuk ini mampu menngangkut 67 orang. Sementara untuk rute, bus akan start dari Terminal Purabaya menuju arah Jalan Ahmad Yani ke utara, hingga Jalan Bubutan, minus di Jalan Rajawali. Bus ini nantinya juga akan berhenti pada setiap halte yang dilewati. "Untuk Jalan Rajawali itu tidak dilewati, karena ada viaduk (jembatan). Sehingga sampai Jalan Bubutan langsung belok ke arah Jalan Tembaan,” katanya.


Irvan menuturkan, masyarakat yang akan menggunakan layanan bus bisa memanfaatkan aplikasi GoBis, yang bisa diunduh dari Playstore. Aplikasi ini, mampu mendeteksi posisi terakhir dari Suroboyo Bus. "Dengan menggunakan aplikasi GoBis, penumpang yang menunggu bisa mengetahui posisi terakhir dari bus tersebut," ungkapnya.


Dishub Surabaya juga berencana menambah jumlah armada bus di Kota Surabaya. Rencananya mereka akan menambah 10 unit bus hingga bulan Desember mendatang. "Ini kami usulkan di PAK (Perubahan Anggaran Keuangan). Diharapkan sampai Desember Insya Allah sudah ready, untuk 10 bus tambahan. Dan awal tahun depan kita bisa operasikan,” terangnya.


Irvan juga berharap dengan mulai dioperasikannya bus double deck maupun Surboyo Bus, mampu mengurangi angka kemacetan dan angka kecelakaan. Sehingga masyarakat bisa memanfaatkan angkutan ini dengan baik. "Karena busnya cukup bagus, bersih, lengkap, aman, nyaman ber-AC. Terutama yang biasa menggunakan angkutan pribadi bisa beralih menggunakan Suroboyo Bus," pungkasnya.

Editor: Dida Tenola
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore