
OLAH TKP: Sejumlah anggota tim dari Inafis dan Labfor Polda Jateng melakukan olah TKP tabrak lari, Jumat (24/8)
JawaPos.com - Penanganan kasus tabrak lari dengan tersangka bos pabrik cat, Iwan Adranacus, 40 tidak hanya dilakukan oleh Polresta Solo. Sejumlah tim dari Polda Jateng diterjunkan untuk mengungkap kasus yang sudah menyita perhatian dari masyarakat luas ini.
Bahkan dalam olah tempat kejadian perkara (TKP) yang dilakukan, Jumat (24/8) di Jalan KS Tubun, ada tiga tim dari Polda Jateng yang diterjunkan.
Diantaranya tim dari Traffic Accident Analysis (TAA) Ditlantas Polda Jateng, Inafis dan Labfor Reskrim Polda Jateng. Ketiga tim melakukan olah TKP secara berurutan sejak pagi yakni sekira pukul 07.47 WIB.
Kapolresta Solo, Kombespol Ribut Hari Wibowo menjelaskan, bahwa penanganan kasus tabrak lari yang menewaskan Eko Prasetio, 28, tidaklah main-main. Pihaknya berjanji akan melakukan penanganan kasus secara profesional, transparan dan akuntabel.
"Ada tiga tim yang diterjunkan dalam olah TKP ini, kami tidak main-main untuk menyidik kasus ini. Kami profesional untuk kasus ini, makanya semua yang bisa mendukung kasus ini kami kerahkan," tegas Ribut usai olah TKP.
Dengan banyaknya tim yang dilibatkan, Ribut memastikan penanganan kasus sangat bisa dipertanggungjawabkan. Sementara itu terkait hasil olah TKP sendiri, Ribut mengaku belum bisa menjelaskan secara rinci. Hal ini karena, data dari hasil olah TKP akan dilakukan pengolahan dan analisis oleh tim.
"Setelah itu barulah dilakukan gelar perkara untuk mensinkronkan semuanya," katanya.
Meski begitu, Ribut mengatakan, dari hasil olah TKP didapatkan bukti tambahan yang diperlukan untuk penyidikan. Dengan adanya bukti tambahan ini akan memperkuat penyidikan yang sudah dilakukan oleh Polresta Solo.
"Cek semua barang bukti pendukung untuk memperkuat penyidikan, semuanya data pendukung sudah didapatkan," ucapnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
