
Ratusan ton ikan mati di Danau Toba.
JawaPos.com - Ratusan ton ikan tiba-tiba mati mengambang di kawasan Danau Toba. Ikan tersebut berada di Keramba Jaring Apung (KJA). Bau bangkai ikan mulai menyeruak di Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir.
Saat ini aparat setempat sedang mengevakuasi bangkai ikan. Dari informasi yang beredar, KJA itu dikelola masyarakat setempat. Mereka beternak ikan nila dan ikan mas.
Roy Malau, salah satu petani ikan mengatakan, di lokasi itu ada puluhan petani. Satu orang petani bisa punya 150 lobang keramba. "Kalau saya punya ada enam lubang kerambah," kata Malau, warga Aek Nihuta, Kamis (23/8)
Kata Roy, gelagat aneh sudah terlihat sejak Senin (20/8). Bahkan sebagian sudah berada di dasar jaring. Keesokan harinya, para petani mencoba memberikan oksigen. Namun keesokan harinya ikan malah mati.
"Di tempat saya hampir mati semua. Yang sisa tinggal bibit yang masih kecil," katanya.
Untuk ikan yang mati, rata-rata sudah diap panen. Ukuran beratnya bervariasi. Soal penyebabnya belum diketahui pasti. “Bupati dan petugas dari instansi terkait sudah datang, tapi kami belum tahu penyebab matinya ikan ini,” sebut Roy.
Saat ini kondisi di tepi danau dipenuhi bau bangkai ikan. Bangkai ikan juga berserakan di tepi danau. Alat berat sudah didatangkan untuk membantu penguburan ikan di lahan kosong milik warga.
Sebelum dikuburkan, ikan itu dibawa dari keramba ke tepi danau menggunakan perahu nelayan.
“Kami berharap ada solusi dari kejadian ini. Karena kami menggantungkan uang sekolah anak kami dari penghasilan keramba ini,” ucap Roy.
Ternyata, kejadian matinya ikan bukan hanya kali ini terjadi. Pada 2004 silam, ikan mati massal di kawasan Kecamatan Haranggaol. Penyebabnya diduga karena virus Herves Koi.
Selanjutanya pada 2016. Seribu ton lebih ikan mati. Namun penyebabnya bukan karena penyakit. Pada awal 2017 kematian massal ikan terjadi di kawasan Tongging dan Silalahi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
