Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 20 Agustus 2018 | 00.15 WIB

Sempat Mogok 3 Kali, Begini Fasilitas LRT Palembang

Kondisi di dalam stasiun dan kereta LRT Palembang - Image

Kondisi di dalam stasiun dan kereta LRT Palembang

JawaPos.com - Light Rail Transit (LRT) yang berada di Palembang merupakan pertama di Indonesia. Moda transportasi canggih ini dilengkapi dengan fasilitas yang memudahkan masyarakat. Juga memberikan keamanan serta kenyamanan bagi seluruh pengguna kereta api ringan ini.


Untuk memasuki stasiun, warga langsung disuguhkan tangga ekskalator. Setelah di dalam LRT, masyarakat pun langsung dilayani dan diarahkan terlebih dahulu untuk pembelian tiket.


Bagi masyarakat yang mengerti akan teknologi maka dapat melakukan pembayaran dengan cara tapping menggunakan uang elektronik atau e-Money.


Untuk menggunakan LRT, masyarakat hanya mengeluarkan kocek Rp 5 ribu untuk jarak dekat sedangkan jarak jauh yakni Stasiun Jakabaring – Stasiun Bandara SMB II hanya Rp 10 ribu.


Setelah mendapatkan tiket, masyarakat pun diarahkan untuk menunggu terlebih dahulu sesuai dengan jadwal keberangkatan yang telah ditetapkan oleh PT KAI sebagai operator. Jika waktu keberangkatan sudah benar maka akan diarahkan untuk segera memasuki LRT.


Di dalam LRT, masyarakat disuguhkan musik dari operator serta AC yang masih dalam kondisi dingin meskipun suasana berdesakan. Selain itu, ada sensor pintu yang hanya bisa dibuka saat sudah sampai stasiun. Namun, jika dalam kondisi darurat maka dapat dibuka oleh operator.


Salah satu penumpang LRT, Andhiko, 35, mengatakan adanya LRT sangat membantu. Apalagi tarifnya sangat murah. Fasilitas yang diberikan juga cukup mumpuni. Seperti AC yang masih dingin dan sistem keamanan dari sensor pintu yang baik.


"Saya tadi malahan sempet tertidur karena nyaman dan aman," ujarnya. Ke depan ia berharap bukan hanya satu akses saja melainkan banyak akses yang dapat dicapai LRT sehingga dapat optimal memecah kemacetan di jalan Kota Palembang.


“Yang jelas kami bangga, karena cuma ada di Jakarta dan Palembang. Tapi di Jakarta LRTnya kan belum selesai, disini sudah,” singkatnya.


Sementara itu, Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti mengatakan antusias masyarakat menggunakan LRT ini sangat tinggi dan terbukti rata-rata setiap hari pengguna LRT ini mencapai 3 ribu penumpang. Stasiun paling banyak penumpangnya yakni Stasiun Bumi Sriwijaya dan Stasiun DJKA.


“Tercatat sejak awal beroperasi LRT sudah mengangkut penumpang mencapai 198.300 orang,” katanya saat ditemui JawaPos.com, Minggu (19/8).


Namun, selama Asian Games ini hanya difokuskan kepada atlet, untuk membawa dari Bandara ke Jakabaring. Artinya, penumpang yang akan menggunakan pun LRT harus dilakukan pembatasan. Bahkan, pada tanggal 16 Agustus hingga 18 Agustus kemarin LRT tidak mengangkut masyarakat umum melainkan hanya atlet dan official saja.


“Tapi, sekarang masyarakat sudah bisa menggunakannnya lagi meski dilakukan pembatasan. Masyarakat juga dapat menaiki LRT ini gratis selama Asian Games,” ujarnya.


Ia mengaku selama beroperasionalnya untuk umum LRT ini sempat mengalami tiga kali mogok. Namun, saat ini pihaknya menjamin tidak akan lagi terjadi peristiwa tersebut. Bahkan, pihaknya telah menyiapkan posko sebagai upaya tindakan cepat.


“Pokoknya kami jamin tidak akan mogok lagi selama Asian Games ini dan selamanya,” tutupnya.

Editor: Yusuf Asyari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore