
Ilustrasi karhutla
JawaPos.com - Sebanyak 126 titik panas atau hotspot terpantau oleh satelit Terra dan Aqua di Pulau Sumatera, Selasa (17/7). 61 diantaranya tersebar di Provinsi Riau. Jumlah ini meningkat pesat dari pagi tadi yang hanya 29 titik panas.
Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru, Sukisno mengatakan bahwa, sebaran titik panas itu terpantau melalui satelit dari hasil perbaruan pada pukul 16.00 WIB.
Sukisno menjelaskan, 126 titik panas itu tingkat kepercayaannya berada diatas 50 persen. Rinciannya, 61 titik panas di Riau, 16 titik panas di Sumatera Barat (Sumbar).
Kemudian, 12 titik panas masing-masing di Sumatera Utara (Sumut) dan Bangka Belitung. Lalu, 10 titik panas di Jambi, 8 titik panas di Sinabung Selatan dan 7 titik panas di Bengkulu.
"Khusus di Riau, 61 titik panas itu tersebar di tujuh kabupaten/kota. Paling banyak di Kabupaten Rohil (Rokan Hilir) ada 32 titik," terangnya.
Selain di Rohil, titik panas lainnya ada di Kota Dumai sebanyak 13 titik, Kabupaten Bengkalis sebanyak 9 titik, Kabupaten Pelalawan sebanyak 4 titik, Kabupaten Rokan Hulu sebanyak dua titik dan Meranti hanya satu titik.
"Dari jumlah 61 titik panas, ada 49 titik api. Titik api merupakan, yang tingkat kepercayaannya berada diatas 70 persen," jelasnya.
Di Kabupaten Rohil, ada 28 titik api, kemudian Kota Dumai 12 titik api, sedangkan Kabupaten Bengkalis 5 titik api serta Kabupaten Meranti dan Pelalawan masing-masing menyumbang satu titik api.
Seperti yang diketahui, Pemerintah Provinsi Riau sepakat memperpanjang status siaga darurat penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dari 1 Juni hingga 30 November 2018.
Sebelumnya, Dansatgas Karhutla Provinsi Riau, Kolonel Sonny Aprianto, perpanjangan status yang semula ditetapkan sejak 19 Februari hingga 31 Mei ini, dilakukan mengingat pada bulan Juni, Riau sudah memasuki musim kemarau.
"Jadi ini antisipasi Pemerintah Daerah untuk memperpanjang siaga darurat ini sampai enam bulan," ujar Sonny yang menjabat Komandan Korem 031/Wirabima, usai rapat perpanjangan status di kantor Gubernur Riau, beberapa waktu lalu.
Pertimbangan lainnya sehingga diperpanjangnya status itu juga karena, pada bulan Agustus dan September nantinya ada pelaksanaan Asean Games yang berpusat di provinsi tetangga Sumatera Selatan."Dan memang lebih ideal sampai November," terangnya.
Para personel Satgas maupun peralatan pemadaman juga sudah siaga untuk berijabaku memadamkan api sejak awal penetapan status pada Februari lalu.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
