
Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara saat memberikan keterangan pers di RS Bhayangkara
JawaPos.com - Tiga pelaku pembunuhan sopir taksi online, M Aji Saputra, 25, berhasil ditangkap Subdit III Ditreskrimum Polda Sumsel. Bahkan, salah satu pelaku harus ditembak mati. Lantaran melakukan perlawanan saat akan ditangkap.
Ketiga pelaku yakni Yogi Andriansyah, 20, Bambang Kurniawan, 25, dan Willy, 20. Pelaku yang bernama Bambang tewas ditembak polisi.
"Kami harus menembak mati tersangka Bambang Kurniawan karena memang sebagai otak pelaku perencanaan dan juga paling sadis," kata Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara saat memberikan keterangan pers di RS Bhayangkara Palembang, Sabtu malam (16/6).
Ia menerangkan peran Bambang yaitu merencanakan pembunuhan sekaligus pencurian tersebut. Bahkan, Bambang juga melakukan penusukan di bagian leher dengan obeng terhadap korban Aji hingga korban pun tewas.
Kemudian, tersangka Yogi Andriansyah berperan sebagai menjerat korban dari belakang agar korban tidak dapat berteriak. Sedangkan, tersangka Willy berperan juga melakukan penusukan obeng terhadap badan pelaku. "Yogi ini ditembak dibagian kakinya, sedangkan Willy menyerahkan diri ke Polsek setempat di daerah Muratara," terangnya.
Kronologi kejadian ini berawal saat korban mendapatkan order atas nama bernama Gustiranda dari JM Sukarame ke Jalan Sukabangun II Lorong Sukapandai Palembang. Namun, ditempat sepi, tersangka Yogi langsung menjerat korban. Korban yang memberontak langsung ditusuk menggunakan obeng oleh Bambang dibagian leher hingga korban pun langsung tak sadarkan diri.
Kemudian, obeng tersebut diberikan kepada Willy dan tersangka Willy pun kembali menusukkan obeng kebagian perut dan dada korban kemudian dibawa ke Jembatan Bruge, Musi Banyuasin (Muba) untuk dibuang.
"Ternyata jasad korban Aji ini tersangkut sehingga warga pun mengetahuinya dan segera melakukan pencarian," ujarnya.
Ditambahkan Kapolda, peristiwa pencurian dengan kekerasan terhadap sopir taksi online ini kali ke-empat. Karena itu, ia mengimbau agar para sopir taksi online lebih berhati-hati. Jika diorder tengah malam kemudian penumpang lebih dari 2 atau 3 orang laki-laki lebih baik dibatalkan untuk mencegah terjadinya kejahatan tersebut.
"Jadi kalau ada yang mencurigakan dari para pemesan, kami harap lebih baik membatalkan order," tutupnya.
Seperti diketahui, M Aji Saputra, 25, ditemukan tewas di Jembatan Bruge, Muba, Sumsel. Sopir taksi online ini menjadi korban pencurian dengan kekerasan dengan luka tusuk dan mobil yang dibawa korban pun lenyap dibawa pelaku. (lim)

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
