
Kepala Rutan Sialang Bungkuk Klas IIB Pekanbaru, Riau, Azhar.
JawaPos.com - Selama 22 tahun menjadi seorang abdi negara di Kementerian Hukum dan HAM bagian pemasyarakatan, Azhar tak pernah lagi merasakan bagaimana nikmatnya suasana berkumpul dengan keluarga saat lebaran Idul Fitri.
Mau tidak mau, pria yang kini menjabat sebagai Kepala Rutan Sialang Bungkuk Klas IIB Pekanbaru, Riau, ini harus berlebaran di dalam penjara bersama dengan warga binaan. Ia terpaksa meninggalkan keluarganya demi menjalan tugas yang diembannya.
"Kami tidak dapat menikmati seperti kawan-kawan yang lainnya. Kami standby memberikan pelayanan kepada warga kantor, pukul 5 pagi kita buka pintu sel mereka dan yang muslim diarahkan salat Idul Fitri,"ujar Azhar pada Rabu (13/6).
Azhar menyebut, saat dia menjadi pegawai negeri sipil di Kemenkumham, otomatis ia pun dikontrak seumur hidup untuk bekerja di Lapas maupun Rutan. "Itu juga kita kasih tau kepada anak-anak yang baru saja diterima sebagai pegawai, tidak ada yang namanya libur, tidak ada yang namanya baju lebaran, baju kita adalah baju seragam. Justru makin lebaran kita makin gak libur," sebutnya.
Tentunya, banyak hal yang dirindukan Azhar pada saat momen lebaran tiba. Meskipun kampung halamannya masih berada di wilayah Provinsi Riau yaitu Bagansiapi-api, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil). Namun dirinya tak bisa kembali kesana."Udah 22 tahun tidak kembali ke kampung dan mungkin sampai pensiun. Sedih lah, 22 tahun tidak salaman dengan orang tua," tuturnya.
Kesedihan Azhar semakin memuncak saat mengetahui ibunya saat ini dalam kondisi kritis. "Orang tua saya sudah uzur, umurnya 80 tahun. Makanya beberapa hari lalu saya sempatkan menjenguk orang tua walaupun hanya sebentar. Jujur saya risau," ungkapnya.
Selama puluhan tahun bertugas, Azhar memang mendapatkan cuti dari tugasnya. Akan tetapi, cuti itu selalu hangus lantaran dirinya mementingkan kewajibannya. "Suka terbentur ya, suka dukanya ketika kita dapat libur anak kita udah masuk sekolah. Artinya kita gak dapat libur juga. Dari 22 tahun kerja, hanya satu atau dua kali aja ambil cuti," jelasnya.
"Setelah itu hangus aja cutinya, apalagi setelah jadi pimpinan di Rutan ini. Pikiran kita gak konsentrasi lagi, bagaimana supaya gak ada yang lari, gak ada yang nyelip, bagaimana makanan tersedia dengan cukup, bagaimana kita berikan layanan kepada keluarga warga binaan," tambahnya.
Azhar mengenang, selama 22 tahun itu, ia sudah tak pernah lagi sungkeman dengan orang tuanya lagi. "Yang paling dirindukan suasana berkumpul saja, karena orang tua yang paling di tuakan, itu sanak tetangga mereka datang semua ke rumah kita. Istilah kampung kami nyembah. Semuanya datang sebelum orang salat sekitar pukul 05.00 WIB. Sejak jadi pegawai saya tidak tau lagi bagaimana suasananya," lanjutnya.
Di saat lebaran itu, orang tua Azhar akan menyediakan sajian wajib yang hanya ada saat lebaran yaitu dodol, wajik dan ketupat. "Padahal buatnya lama, tapi tetap buat, ada juga lontong, itu setiap hari lebaran. Juga naik becak keliling kampung. Kalau malam hari itu terang di pasang lampu colok. Ya itu kangen tapi kita lebih mentingkan tugas," kenangnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
