
Ilustrasi: pemudik di pelabuhan
JawaPos.com - Musim mudik Lebaran tinggal menghitung hari. Harga tiket angkutan darat maupun penyeberangan selama arus mudik diimbau tidak naik. Kalau ada pengusaha angkutan menaikan sepihak, maka akan diberi sanksi tegas. Informasi ini juga untuk memberikan penegasan kepada masyarakat agar tidak tertipu dengan calo angkutan ketika pulang kampung.
Tidak adanya kenaikan harga tiket selama mudik disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Sulawesi Tenggara (Sultra) Hado Hasina. Menurutnya, informasi ini penting disampaikan supaya pemudik tidak tertipu oknum yang memanfaatkan momen dengan menaikan harga tiket atau sewa angkutan secara sepihak.
"Tidak ada kenaikan harga tiket penyeberangan maupun sewa angkutan. Semua masih tetap sesuai harga normal," tegas Hado Hasina kemarin sebagaimana dikutip dari Kendari Pos (Jawa Pos Group). Dia juga mengimbau agar pengusaha angkutan maupun sopir tidak melanggar hal itu.
Penegasan tersebut selaras dengan kondisi penjualan tiket di beberapa wilayah penyeberangan di Baubau. Misalnya pada pelabuhan penyeberangan kapal Feri rute Baubau-Waara. Harga tiket masih dalam kondisi stabil.
"Harga tiket tidak naik. Semua masih tetap stabil, yaitu Rp 31 Ribu untuk harga tiket kendaraan roda dua tanpa boncengan dan Rp 43 Ribu harga tiket motor kalau ada boncengan. Sedangkan untuk tiket penumpang, perorang Rp 12 Ribu. Begitu pula dengan harga tiket mobil, tidak berubah," beber Tahang, Supervisi ASDP Kota Baubau.
Kondisi serupa juga terjadi pada penyeberangan kapal cepat rute Baubau-Raha-Kendari. Harga tiket masih dalam kondisi normal seperti penjualan hari biasa.
"Tidak ada instruksi ataupun surat edaran dari Meteri Perhubungan Republik Indonesia tentang kenaikan harga tiket. Makanya, tiket tetap dalam harga normal," kata Subagiyo, Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kota Baubau.
Kalau ada kenaikan, lanjut dia, harus mengacu pada tarif batas atas kelas ekonomi, yaitu Rp 298 Ribu dan harus ada tembusan yang disampaikan. "Tapi sampai saat ini tidak ada. Sehingga harga tiket untuk kapal cepat tidak naik," jelasnya.
Kondisi serupa juga terjadi di pelabuhan penyeberangan Kolaka-Bajoe. Harga tiket untuk penumpang dewasa masih Rp 73 ribu dan untuk kategori anak juga masih tetap Rp 50 ribu. Petugas Tata Usaha Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Kolaka Muhammad Yunus memastikan bahwa mudik kali pihaknya tidak menaikan harga tiket.
"Tahun ini harga tiket penumpang masih tetap. Begitu pun dengan tiket jenis kendaraan," ujarnya.
Terkait armada, pihaknya telah menyiapkan lima kapal Feri rute Kolaka-Bajoe dengan melayani tiga kali penyeberangan setiap harinya. Pihaknya akan menambah frekuensi penyeberangan jika nantinya terjadi peningkatan penumpang yang signifikan.
"Setiap hari ada tiga kali penyeberangan, yaitu pada pukul 17.00 wita, pukul 20.00 wita, dan 23.00 wita. Kalau nantinya kondisi tidak memungkinkan, maka kami akan tambah trip penyeberangan. Sekarang belum bisa kami prediksi, karena saat ini masih H-9. Penumpang masih sepi. Nanti pekan depan baru bisa dilihat," terangnya.
PT Pelayaran Nasional Indonesia (PT Pelni) Cabang Kendari juga memastikan tidak ada kenaikan harga tiket. Kepala Cabang PT Pelni Kendari Lutfi Israr mengungkapkan, pihaknya menyiapkan Jetliner untuk melayani rute Kendari-Raha-Baubau-Wanci. "Harga tiket masih normal," ujarnya. Rencananya, Jetliner akan beroperasi pada 12, 15, 19 dan 22 Juni 2018 dengan kapasitas 609 orang. "Kehadiran Jetliner ini diharapkan bisa menjadi solusi bagi pemudik," ujarnya.
Sementara itu, Kondisi Pelabuhan Murhum Kota Baubau mulai dipadati penumpang, kemarin. Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas I Baubau, Subagiyo mengatakan, berdasarkan pantauan dan catatan jumlah penumpang, lonjakan arus mudik mulai terjadi sejak beberapa hari terakhir. Baik itu penumpang kapal cepat lintas pulau dalam provinsi maupun kapal Pelni lintas provinsi di Indonesia.
"Kepadatan arus mudik mulai terjadi sejak satu dua hari terakhir. Seperti Kapal Pelni Dobon Solo rute Sorong-Ambon-Baubau dan Makasar yang berlabuh, kemarin (7/6). Tercatat sebanyak 1.900 penumpang turun di Pelabuhan Murhum. Jumlah itu meningkat sampai empat kali lipat dibanding hari biasanya yang hanya sekitar 400 penumpang yang turun," jelasnya, saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
