Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 1 Juni 2018 | 21.25 WIB

Sebaran Abu Vulkanik Merapi Sampai Gunungkidul, Bandara Jogja Aman

Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan DIJ kembali bergejolak, Jumat (1/6) pagi sekitar pukul 08.20 WIB. - Image

Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan DIJ kembali bergejolak, Jumat (1/6) pagi sekitar pukul 08.20 WIB.

JawaPos.com - Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan DIJ kembali bergejolak, Jumat (1/6) pagi sekitar pukul 08.20 WIB. Tinggi kolom abu letusan teramati 6.000 meter di atas puncak. Kendati demikian, sejauh ini aktivitas penerbangan khususnya di Bandara Adisutjipto, Jogjakarta masih normal.


Communication and Legal Section Head Bandara Adisutjipto Yogyakarta, Liza Anindya Rahmadiani mengatakan, pascaletusan aktivitas bandara saat ini masih seperti biasa. "Saat ini belum berpengaruh, masih beroperasi normal. Kami saat ini melakukan aerodrome abservation dengan paper test untuk observe kemungkinan adanya volcano ash (VA)," ucapnya, Jumat (1/6).


Sampai kini VA juga masih nihil. Artinya belum ada indikasi sebaran abu vulkanik di Bandara Adisutjipto. Serta, belum ada juga pembatalan atau penundaan jadwal penerbangan.


Sementara itu, Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Makwan mengatakan abu vulkanik mengarah ke barat laut. ""Ada laporan yang masuk juga, kalau abu vulkanik sampai Gunungkidul. Sejauh ini kita masih siaga terus," ujarnya singkat.


Ditemui terpisah, Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Jogjakarta, Hanik Humaida mengatakan pihaknya sempat memberikan peringatan warna merah pada Volcano Observaroty Notice for Aviation (VONA) atau level peringatan aktivitas gunung api terhadap penerbangan usai letusan Merapi, Jumat (1/6) pagi.


Namun pemberian warna merah tersebut bukan peringatan yang ditujukan untuk aktivitas penerbangan. "Vona warna merah, kami harus memberikan peringatan. Langsung kami beritahukan (ke pihak terkait), kalau masalah penerbangan itu bukan kami kewenangannya," katanya, di kantornya Jumat (1/6).


Vona warna merah diberikan karena tinggi kolom asap di atas 6.000 meter dari puncak Merapi. Sementara, ketinggian gunung api di perbatasan DIJ dan Jateng itu antara 2.900 sampai 3.000 meter di atas permukaan laut (mdpl). Jika dijumlahkan maka hampir 9.000 meter kolom asap di atas permukaan laut. Untuk itu, pihaknya pun langsung mengeluarkan respons dengan peringatan yang diberikan.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore