
Petugas dari Dispertan melakukan vaksinasi terhadap anjing milik warga, Rabu (30/5).
JawaPos.com - Dinas Pertanian Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispertan) Kota Solo melakukan vaksinasi anjing, Rabu (30/5). Kegiatan vaksinasi ini, merupakan upaya Pemkot Solo mencegah adanya penyakit rabies yang biasanya ditularkan oleh hewan anjing. Selain vaksinasi, Dispertan juga melakukan pemasangan mikrochip terhadap lima ekor anjing milik warga.
Kabid Keswan dan Kesmavet Dispertan Solo, Evi Nur Wulandari menjelaskan, pihaknya melakukan pendataan terhadap anjing yang ada di Solo. Kaitannya dengan pencegahan terhadap penyakit menular terutama rabies.
"Selama ini anjing memang menjadi salah satu hewan penular rabies (HPR) selain kucing dan juga kera. Kegiatan ini, juga untuk pencegahan penyakit menular dan Zoonosa," ungkapnya disela sosialisasi di Kelurahan Setabelan, Rabu (30/5).
Selain melakukan suntik vaksinasi, Dispertan juga melakukan pemasangan mikrochip. Sebagai pilot project, hanya lima anjing yang dipasang mikrochip. Mikrochip ini memiliki fungsi untuk mempermudah pendataan. Nantinya, anjing yang sudah dipasang mikrochip akan lebih mudah didata.
"Ada nomor khusus yang dipasang pada anjing. Datanya meliputi nama anjing, umur, tanggal lahir, pernah divaksin apa saja. Dan ini merupakan program dari Dispertan," kata Evi.
Usai melakukan vaksinasi dan juga pemasangan mikrochip, kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi kepada para pemilik anjing. Ini ditujukan agar warga khususnya para pemilik anjing agar melakukan pemeliharaan dengan sebaik-baiknya. Jangan sampai, anjing peliharaan tersebut justru diliarkan dan akan mengganggu warga lainnya.
Salah seorang pemilik anjing, Chatarina,44, menyambut baik adanya vaksinasi dan sosialisasi ini. Dengan begitu, dirinya bisa memastikan bahwa anjing miliknya sudah aman dari penyakit rabies.
"Senang, karena vaksinasi ini gratis dan menjaga kesehatan anjing," ucapnya.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
