
Duta Besar Perancis untuk Indonesia Jean Charles Berthonnet usai berdiskusi tentang kerjasama di bidang transportasi publil di balai kota Surabaya.
JawaPos.com - Kedutaan Besar Perancis untuk Indonesia bertandang ke Balai Kota Surabaya. Kunjungan tersebut mengagendakan pembicaraan mengenai pembangunan sistem transportasi publik di Surabaya.
Duta Besar Perancis untuk Indonesia Jean Charles Berthonnet tidak menjelaskan secara spesifik transportasi publik apa yang akan dikerjasamakan. Hanya, Berthonnet mengatakan inisiatif tersebut berdasarkan pengalaman kerjasama transportasi di kota lain di Indonesia sebelumnya.
Misalnya, lanjut Berthonnet, sejumlah perusahaan asal Perancis sudah terlibat pada pembangunan Light Rail Transit (LRT) di DKI Jakarta.
"Kami sangat tertarik dengan proyek infrastruktur dan transportasi. Misalnya, LRT dan proyek sejenis lainnya," kata Berthonnet ditemui JawaPos.com, Senin (28/5).
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, sebenarnya pihak Perancis sangat tertarik dengan proyek pembangunan trem di Surabaya. Risma pun menyatakan mengapresiasi tawaran kerjasama tersebut.
Hanya, Risma menyatakan pihaknya belum dapat menentukan perusahaanana saja yang akan terlibat pada pembangunan trem. Saat ini, lanjutnya, pembangunan trem masih pada tahap tender.
"Negara selain Perancis juga ada yang tertarik (pembangunan trem Surabaya). Tapi saya belum dapat tentukan. Karena belum ada yang menang tender. Nanti saya dikira KKN (Korupsi Kolusi Nepotisme)," kata Risma.
Sebelumnya, Risma mengatakan pembangunan fisik trem akan dimulai pada 2019 mendatang. Pembangunannya memakan waktu selama 2 tahun. Sehingga, diprediksi pada 2021, trem sudah dapat dirilis.
Tak hanya trem. Pemerintah kota Surabaya juga mengagendakan pengadaan 10 unit bis Surabaya. Rutenya, akan menghubungkan wilayah Surabaya barat dan Timur.
Bis Surabaya tersebut juga nantinya akan terintegrasi dengan trem. Sehingga, warga Surabaya yang berada dari wilayah barat, misalnya Gunungsari, dapat mengakses ke Surabaya timur.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
