
Pedagang korban kebakaran Pasar Ateh saat pencabutan nomor lot kios penampungan.
JawaPos.com - Pasar Ateh, Kota Bukittinggi, terbakar pada 30 Oktober 2017. Pemerintah Kota (Pemkot) Bukittinggi lantas membangun pasar penampungan untuk pedagang yang terdampak kebakaran. Kini proses pembangunannya hampir rampung. Kios untuk pedagang pun mulai dibagi.
Penentuan kios untuk para pedagang dilakukan dengan cara diundi. Sehingga tidak satupun dari ratusan pedagang bisa memesan atau meminta petak kios penampungan mana yang mereka suka.
Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan (Koperindag) Kota Bukittinggi M Idris mengatakan, proses undian atau cabut lot dilakukan atas permintaan pedagang. Serta kesepakatan dengan Pemkot Bukitinggi.
Hal itu juga untuk menghindari kecemburuan di antara pedagang. "Alhamdulillah, proses undian yang kami gelar sehari penuh dengan ratusan pedagang kemarin berjalan lancar tanpa kendala," kata Idris, Rabu (25/4).
Sedikitnya 697 pedagang yang ikut mencabut lot untuk pemilihan tempat di kios penampungan. "Lotnya kami sebanyak itu. Dengan catatan, yang mencabut mesti yang bersangkutan dan memakai kios tanpa perwakilan. Lot diundi dan disaksikan langsung bersama-sama," ujarnya.
Meski begitu, kios penampungan yang dapat ditempati langsung baru berjumlah sebanyak 528 unit. Sehingga pedagang yang mendapat nomor dari 528 hingga 697, diminta untuk bersabar sampai proses pembangunan kios penampungan selesai dibangun seluruhnya. "Proses pembangunan terus berlanjut. Kami mengupayakan semuanya beres jelang Ramadhan," tutur Idris.
Wali Kota Bukittinggi M Ramlan Nurmatias berharap masyarakat sabar. Apalagi proses pembangunan Pasar Ateh telah mulai dilaksanakan. Rencananya, bangunan baru Pasar Ateh rampung pada Desember 2019. "Pemkot terus berupaya secepat mungkin Pasar Ateh kembali dibangun. Itu tentu butuh proses. Kami harap masyarakat pedagang sabar," ucap Ramlan.
Seperti diketahui, kebakaran Pasar Ateh meluluhlantakkan sebanyak 1.190 unit toko dan lapak PKL. Seluruh bangunan kios di lantai 3 hangus terbakar. 95 Persen kios di lantai 2 ludes dan 50 persen kios di lantai 1 rusak.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
