
Ribuan warga Badui berjalan kaki mengikuti ritual Seba.
JawaPos.com - Proses ritual seba yang diikuti warga Badui begitu meriah. Mereka datang dengan membawa beras, gula aren, dan pisang. Aneka hasil bumi itu dipersembahkan kepada bupati Lebak dan Serang serta gubernur Banten. Yang mengantar tak satu-dua orang, tapi ribuan sekaligus.
Itulah ritual tahunan Seba Badui yang rangkaiannya berlangsung sejak Jumat (20/4). Dari Desa Kanekes, kampung mereka, sebanyak 1.688 warga Badui Dalam dan Luar berjalan kaki.
Setelah menginap semalam di pendapa Kabupaten Lebak pada Jumat malam, kemarin mereka sampai di Serang. Juga, dengan berjalan kaki. Mereka diistirahatkan dulu di GOR Maulana Yusuf sebelum kemudian diarak sekitar 300 meter ke Alun-Alun Serang.
Setelah diterima Gubernur Banten Wahidin Halim, mereka diajak masuk ke alun-alun. Ribuan warga Badui itu mendapat tempat terhormat dengan duduk di samping dan belakang gubernur serta jajaran muspida.
Lurah Kanekes Jaro Saija mengungkapkan, seba merupakan kewajiban masyarakat Badui yang salah satunya penanda tahun baru. Selain itu, seba dianggap sebagai silaturahmi masyarakat Badui kepada kepala daerah yang mereka sebut Bapa Gede.
"Kalau orang Badui itu mau perlindungan dari pemerintah. Gunung jangan dilebur, lebak (tanah) jangan dirusak, sesaka (pusaka) jangan dirobah," kata dia. Orang Badui, kata dia, khawatir terjadi bencana alam, seperti longsor atau gempa, bila alam tidak dijaga.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
