Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 22 April 2018 | 04.42 WIB

Gubernur Banten Apresiasi Konsistensi Warga Badui Lestarikan Alam

Gubernur Banten Wahidin Halim (tengah) saat mengahadiri acara Seba Baduy 2018 di alun - alun Serang, Banten, Sabtu (21/4/2018). - Image

Gubernur Banten Wahidin Halim (tengah) saat mengahadiri acara Seba Baduy 2018 di alun - alun Serang, Banten, Sabtu (21/4/2018).

JawaPos.com - Gubernur Banten Wahidin Halim sambut warga Badui di Alun-alun serang. Setelah 1.688 warga Badui sampai di Rangkasbitung pada Sabtu (21/4). Acara ini dinamakan prosesi penyerahan peserta Seba Baduy Bupati Lebak kepada Gubernur Banten. Prosesi ini dimaksudkan untuk menyerahkan warga Badui yang sekarang sedang ada di lingkungan Serang, Banten.


Warga Badui berjalan mengelilingi alun-alun serang diiringi dengan Marching Band, Tarian kontemporer, Fashion Karnaval yang menambah kemeriahan prosesi Seba Baduy 2018.


Setelah berkeliling alun-alun satu kali, Bupati Lebak langsung meminta izin kepada gubernur dengan menggunakan bahasa Sunda. Wahidin pun menyambut dengan baik warga Badui.


"Selamat datang kepada warga Badui terima kasih banyak dan dipersilahkan melanjutkan prosesi sampai malam nanti," kata Wahidin menyambut para warga Badui pada Sabtu (21/4).


Setelah itu, semua warga Badui dan masyarakat umum menonton pertunjukkan yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Banten. Acara yang bertema Exciting Banten on Seba Baduy ini diharapkan juga bisa memanggil para wisatawan agar dateng ke Banten.


Tak lupa Wahidin juga memberikan apresiasi kepada warga Badui melalui sambutannya ditengah-tengah acara hiburan. Ia juga menyebutkan bahwa warga Badui konsisten akan hidup tradisionalnya dan konsisten melestarikan alam.


"Warga Badui mempertahankan harmonisasi antar sesama, tidak ada ujaran kebencian di desa mereka, tidak ada kriminalisasi. Tidak ada keramaian. Mereka damai. Mereka tentram. Masyarakat Desa Kenekes tetap mempertahankan keindahan alam. Saya menghormatinya," katanya.


Setelah hiburan, prosesi masih belum akan berakhir. Di malam hari, penyerahan panen baru akan dilakukan dan diberikan kepada gubernur.


Penyerahan panen ini menunjukkan kepada pemerintah bahwa alam beserta ekosistemnya penting untuk manusia termasuk warga Badui itu sendiri. Mereka meminta pemerintah untuk sama-sama menjaga alam, agar tak ada bencana seperti longsor, banjir, dan bencana alam lain.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore