
Tim patroli sedang melakukan pengecekan tapak kaki harimau Sumatera yang ada di areal perkebunan sawit PT THIP, Kecamatan Pelangiran, Kabupaten Inhil, Riau pada Selasa (9/4).
JawaPos.com – Proses perburuan harimau Sumatera bernama Bonita masih berlangsung, Rabu (11/4). Kendati sejumlah upaya telah dilakukan pihak terkait, namun hampir 100 hari, proses perburuan Bonita belum menunjukkan hasil signifikan. Padahal upaya pembiusan juga telah dilakukan.
Beberapa waktu lalu Bonita bahkan sempat memakan umpan berupa kambing jantan yang telah disuntikkan bius. Namun ternyata setelah memakan umpan itu Bonita tidak merasakan efeknya.
Selain itu petugas juga sudah melakukan penembakan bius sebanyak empat kali terhadap harimau berjenis kelamin betina tersebut. Namun tembakan yang mengena hanya satu kali dan saat itu pun Bonita gagal dievakuasi.
Hal ini pun membuat warga Dusun Sinar Danau, salah satu kawasan yang dilalui Bonita menjadi resah. Mereka mempertanyakan kerja petugas terpadu penanganan konflik harimau Sumatera.
"Nampaknya sampai sekarang belum ada peningkatan kerja juga. Kerja mereka seperti itulah, patroli tapi tidak pernah membuahkan hasil kan, ntah apa kendalanya di lapangan kan," ujar Rayo selaku Ketua RT Danau yang menjadi lokasi tewasnya Yusri kepada JawaPos.com, Rabu (11/4) siang.
Rayo mengungkapkan, ketika awal mula proses pencarian Bonita pada Januari lalu, warganya sempat dilibatkan dalam tim yang dipimpin oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau. Namun belakangan warga tidak lagi bergabung dengan tim.
"Kemaren sempat, tapi karena untuk konsumsinya gak jelas daripada saya terbebani, lebih baik dibubarkan sajalah. Biar warga dengan sistem warga saja. Tapi kalau memang Bonita tidak dapat, kita serahkan ke pemerintah saja," ungkapnya.
Lebih jauh Rayo menceritakan, saat ini Bonita diketahui sudah menjauh dari Dusun Sinar Danau, Desa Tanjung Simpang, Kecamatan Pelangiran. Ia pun bersyukur dengan hal itu.
"Kemarin saya dapat informasi dia ada di Eboni (areal perusahaan PT Tabung Haji Inti Plantation)," katanya.
Berbagai cara sudah dilakukan warga agar Bonita tak kembali ke pemukimannya. Seperti doa bersama dan dua kali melakukan ritual yang disebut sebagai ritual tolak bala musibah.
"Kami minta perlindungan kepada Allah agar harimau menjauhi kampung kami ini," sebutnya.
Terpisah, Kasubbag Humas BBKSDA Riau, Dian Indiarti mengatakan, upaya penyelamatan Bonita meskipun sudah masuk hari ke-99 masih tetap terus dilakukan.
"Tim tetap fokus di lapangan. Kamera trap dan box trap tetap terpasang. Dukungan tokoh Dusun Danau pun masih tetap terjaga," ucapnya.
Dian tak menampik kalau warga dan pekerja sawit masih sering bertemu dengan satwa bernama ilmiah Panthera Tigris Sumatrae ini. "Kemunculan dan perjumpaan harimau Sumatera dengan karyawan perkebunan beberapa kali terjadi, namun belum dapat dilakukan penangkapan," tuturnya.
Untuk diketahui, Dusun Sinar Danau ini merupakan salah satu kawasan jelajah harimau Sumatera. Disini, warga sudah sering menyaksikan Bonita berkeliaran di pemukiman warga.
Di lokasi ini jugalah seorang pekerja bangunan yang sedang membuat sarang walet bernama Yusri tewas akibat diterkam harimau pada Sabtu (10/3).

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
