
TERSANGKA: Ekspose kasus penetapan tersangka kasus penipuan, penggelapan dan pencucian uang Abu Tours and Travel di Mapolda Sulsel, Jalan Perintis Kemerdekaan, Jumat (23/3).
JawaPos.com – Kasus dugaan penipuan jamaah umrah PT Abu Tours meluas. Selain Makassar, Solo, Jogja, dan sejumlah daerah lainnya, korban dugaan penipuan umrah milik Hamzah Mamba tersebut kini juga mewabah di Pekanbaru, Riau.
Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Kombes Gidion menegaskan telah menerima aduan dari korban Abu Tours di Pekanbaru, Riau belum lama ini. Dan pihaknya sudah menindaklanjuti pengaduan tersebut dengan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait lainnya. Sebab, kantor pusat PT Abu Tours berada di Makassar.
"Laporan sudah kita tindak lanjuti. Nanti kita akan berkoordinasi dengan Mabes Polri dan Polda Sulsel (Sulawesi Selatan)," ujarnya kepada JawaPos.com, Kamis (5/4).
Sebelumnya Kabid Humas Polda Riau, Kombes Guntur Aryo Tejo menyatakan bahwa pihaknya sudah menerima satu laporan dari seorang korban Abu Tours belum lama ini. "Ada, kita terima. Saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan," jelasnya belum lama ini.
Untuk diketahui, kantor cabang Abu Tours berada di Kota Pekanbaru. Biro jasa perjalanan umrah tersebut terletak di Jalan Harapan Raya, Kecamatan Tangkerang Timur, Pekanbaru. Namun kantor yang ditempati di ruko dengan tiga lantai tersebut sudah tutup sejak beberapa bulan terakhir.
Sementara itu, salah seorang korban Abu Tours bernama Nina Anggaraini, 53, mengaku kecewa lantaran tidak dapat diberangkatkan ke tanah suci Makkah. Padahal dirinya sudah mendaftar sebagai jamaah umrah sejak tahun 2016 silam.
"Daftarnya bulan Januari tahun 2016. Daftarnya waktu itu (jalur) promosi. Saya daftar awalnya mau yang reguler saja, tapi mereka bilang yang promo sama dengan reguler makanya saya ambil itu," tuturnya.
Tak lama setelah pendaftaran itu, Nina pun membayar lunas sebesar Rp 14,1 juta untuk keberangkatannya tersebut pada tahun 2017. Pada kuitansi yang ditunjukkan oleh Nina, diketahui biaya umrah tersebut telah dilunasinya pada 29 Maret 2017 lalu dengan keterangan umrah promo tahun 2018.
Namun saat waktu keberangkatan telah tiba, pihak Abu Tours tak kunjung memberangkatkan korban dan anaknya tersebut. Saat ditanyakan alasannya, pihak Abu Tours tak memberikan keterangan yang jelas, hanya saja mereka selalu berdalih menunda keberangkatan Nina.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022