
LAYANI MASYARAKAT: Bhabinkatibmas Polres Sigi, Bripka Rizal saat membonceng jenazah warga Desa Wawujai, Kecamatan Marawola Barat, Kabupaten Sigi
JawaPos.com - Keluarga almarhum Niana di Desa Wawujai, Kecamatan Marawola Barat, Kabupaten Sigi sangat berterima kasih dengan aksi heroik dari personel Bhabinkamtibmas Polres Sigi. Betapa tidak, tanpa kegigihan dari Bripka Rizal belum tentu jenazah ibu rumah tangga itu sampai ke desanya untuk dimakamkan.
Jenazah Niana terpaksa diboncengkan dengan menggunakan motor karena tidak ada mobil dan ambulans yang mampu menembus desa tujuan. Jenazah Niana, 21, yang berprofesi ibu rumah tangga diboncengkan Bripka Rizal. Dia tidak sendiri.
Rizal dibantu tiga petugas bhabinkamtibmas lain. Yakni Brigadir Yani Soelo, Bripka Nyoman Suyasa dan Briptu Ahmad Dedi Utomo. Lokasi tujuan adalah Desa Wawujai, Kecamatan Marawola Barat, Kabupaten Sigi.
"Mereka mengantarkan jenazah sampai ke rumah duka," ungkap Kapolres Sigi AKBP Agung Kurniawan saat ditemui Radar Sulteng (Jawa Pos Group) di Mapolda Sulteng. Kapolres menjelaskan, akses menuju desa tersebut hanya bisa dilalui satu sepeda motor. Dibutuhkan waktu berjam-jam untuk bisa tiba di lokasi tersebut.
Bripka Rizal menceritakan, jenazah Niana sudah satu malam menginap di Puskesmas Dombu. Semula, pihak keluarga berencana mencari tukang ojek untuk membawa jenazah Niana. Namun, tidak ada ojek yang bersedia. Karena itu, Bripka Rizal berinisiatif membawa janazah tersebut dengan menggunakan motor dinasnya.
Dia mengisahkan, perjalanan menuju Desa Wawujai terbilang sulit. Sebab, medan yang ditempuh cukup terjal. Perjalanan bertambah berat karena terhambat sejumlah pohon tumbang. "Kurang lebih ada tiga titik pohon tumbang di jalan. Namun, berkat bantuan masyarakat yang ikut mengantar, semua bisa diatasi bersama," terang Bripka Rizal yang merupakan mantan anggota Bhabinkamtibmas Kacamatan Pipikoro.
Setelah dibantu warga setempat, Bripka Rizal berhasil mengantar jenazah ke rumah duka. Jenazah disambut pihak keluarga dan segera dimakamkan. "Kami berangkat pukul 11.00 WITA. Tiba di sana kurang lebih pukul 15.00, Minggu (4/3)," terangnya.
Niani meninggal karena keracunan minuman. Dia sempat dirawat di Rumah Sakit Tora Belo Sigi. Namun, karena racun rumput yang diminum terlalu banyak, nyawanya tidak tertolong.
Kabidhumas Polda Sulteng AKBP Hery Murwanto mengapresiasi tindakan yang dilakukan bhabinkamtibmas di wilayah Sigi. "Apa yang dia tunjukkan itu sesuai dengan perintah pimpinan bahwa bhabinkamtibmas harus selalu mendarmabaktikan diri pada masyarakat dengan ikhlas," paparnya. Dia berharap apa yang dilakukan para bhabinkamtibmas di wilayah Sigi menjadi contoh dan motivasi bagi anggota lain.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
