
Rokok rakitan dari fiting lampu
JawaPos.com – Mahalnya harga rokok elektrik atau vape memicu beredarnya vaoe rakitan. Vape ini hanya menggunakan bahan pokok berupa fiting lampu listrik. Harganya jauh lebih murah hanya Rp 3 ribuan. Mirisnya, banyak siswa SD yang mengonsumisnya.
Rokok rakitan dari fiting mulai ditemukan dan dipakai oleh salah satu siswa SD di Cipanas. Pihak sekolah mengamankan dari siswa SD tersebut. Pengamat Pendidikan Eddy Kusnadi mengaku kaget ada siswa di Cipanas yang memiliki vape dari fiting lampu.
”Itu ada anak bawa fiting lampu pas dibuka dalamnya ada kapas, itu sangat mirip dengan yang pernah beredar videonya tentang vape rakitan,” ujar Eddy.
Menurut Eddy, berdasarkan penelusurannya, anak-anak membeli rokok rakian tersebut dengan harga Rp 3500.
Menyikapi penomena itu, Ketua Komunitas Vape Cianjur (KVC) Daniar Herdian mengatakan, vape itu merupakan rokok elektrik dialirkan listrik. Sementara rokok dari fiting lampu itu tidak termasuk elektrik, karena menggunakan api.
“Itu bukan vape,” ujar Daniar.
Menurutnya, banyaknya anak yang membuat rokok rakitan justri akibat beredarnya video tahun lalu.
“Gara-gara video yang beredar, justru dijadiin contoh dan malah dipraktekin,” ujarnya.
Masih kata Daniar, jika anak dibiarkan menggunakan rokok rakitan, akan membahayakan bagi kesehatan.
“Bahayanya jelas kalo kawat coil untuk vape kawatnya khusus, kawat yang sifatnya tahan panas, titik didihnya tinggi, kapasnya juga khusus, organik dan tidak mengandung pemutih," katanya.
Nah vape store yang tergabung di KVC sepakat tidak menjual apapun ke anak di bawah 18 tahun. "Jadi kalo pun anak SD dapat bahan seperti liquid, kapas dan kawat, sudah jelas beli sembarangan,” tegasnya.
Ketua Asosiasi Vaper Indonesia (AVI) Johan menegaskan, rokok yang terbuat dari fiting lampu sangat berbahaya, karena pengerjaannya tidak menggunakan media semestinya dan tanpa short protection.
“Material plastik dan besi yang digunakan bukan food grade, jadi pasti akan menjadi masalah yang lebih untuk paru-paru jika mengalami pemanasan dan di inhale. Kita juga akan sosialisasi ke sekolah-sekolah tentang vape dan kenapa underage ga boleh vaping,” singkatnya.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
