
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI M. Syaugi.
JawaPos.com - Informasi hoaks atau informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan marak beredar saat terjadi bencana di tanah air. Untuk menekan dan meminimalisir serta mencegah terjadinya kerugian baik itu materi maupun jiwa, sudah sepatutnya Indonesia memiliki satelit kamera.
Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI M. Syaugi saat berkunjung di Kantor Basarnas Yogyakarta pada Jumat (3/2) sore.
"Perlu satelit kamera. Maka bisa terlihat, apakah itu di gunung atau di darat, laut," katanya.
Dikatakannya, pihaknya pernah mendapatkan informasi suatu kejadian kecelakaan laut yang lokasi kejadiannya berjarak ratusan meter. Setelah dilakukan pengecekan, dengan perjalanan belasan jam ternyata di lokasi itu tidak ada terjadi apa-apa.
"Entah itu sudah pergi, tenggelam atau memang hoax," katanya, Jumat (2/3).
Untuk itu, dengan adanya satelit kamera tersebut, ketika ada informasi peristiwa yang mengancam jiwa orang atau keadaan darurat, maka bisa dilakukan pengecekan kebenarannya dengan cepat.
Meski saat ini pihaknya juga sudah menggunakan radio frekuensi 115 yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia. menurutnya satelit kamera itu patut dipertimbangkan.
"Tidak banyak, tapi ada (laporan hoax)," ucapnya.
Dengan satelit kamera tersebut lanjut dia, juga meminimalkan berita hoax yang sering muncul di jejaring sosial. Selain itu juga, harus diimbangi dengan memfilter info apa saja yang di dapatkan agar tidak mudah panik.
Adanya satelit kamera pun, menurutnya bisa juga digunakan oleh instansi-instansi lainnya. Untuk menunjang kinerjanya yang membutuhkan pemantauan.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
