
:Tim BKSDA Aceh melepasliarkan empat primata di kawasan hutan Kabupaten Aceh Jaya, Aceh.
JawaPos.com - Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Aceh melepasliarkan sebanyak empat primata berbagai jenis pada peringatan Hari Primata Indonesia yang jatuh pada hari ini, Kamis (1/2).
Keempat primata yang dilepasliarkan yakni, jenis kera tidak berekor berjenis kelamin jantan, yaitu dua ekor Ungko Lar (Hylobates lar) dan dua ekor Siamang (Symphalangus syndactylus).
"Dilepasliarkan di salah satu kawasan hutan Kabupaten Aceh Jaya, sekira pukul 12.00 WIB," kata Kepala BKSDA Aceh Sapto Aji Prabowo kepada JawaPos.com, Kamis (1/2).
Sapto mengatakan, keempat satwa tersebut merupakan hasil sitaan BKSDA Aceh beberapa waktu lalu. Sebelum dilepasliarkan, satwa tersebut terlebih dahulu dilatih. Sebelumnya, satwa-satwa itu merupakan peliharaan warga lalu diamankan. Pelepasan ini katanya, sudah direncanak sejak (29/1) lalu.
"Satwa-satwa tersebut telah mendapat perawatan dan pelatihan di kandang sementara BKSDA Aceh. Dua ekor Ungko Liar asal Pidie selama hampir empat bulan dan dua ekor Siamang asal Banda Aceh, selama tiga minggu," jelasnya.
Dia menjelaskan, pada masa perawatan, jenis pakan yang diberikan tidak hanya berupa buah. Tetapi, satwa itu juga diberikan daun-daunan. Hal itu dilakukan, agar satwa tidak terbiasa hanya memakan buah.
Selain itu juga, diberikan multivitamin, kontrol parasit internal dan eksternal. "Sehingga satwa nantinya mudah beradaptasi dengan kondisi di habitat (aslinya)," tambah Sapto.
Lebih lanjut ia menerangkan, berdasarkan hasil analisa diagnosa dokter hewan BKSDA Aceh, keempat satwa tersebut sudah masuk katagori dewasa.
"Sudah menunjukkan tanda liar, bersuara sangat nyaring, sehat dan tidak cacat. Sehingga dinilai layak serta mampu dengan mudah mencari makan dan beradaptasi di hutan," ungkapnya.
Dipilihnya kawasan hutan Kabupaten Aceh Jaya, sebagai lokasi pelepasliaran satwa karena memiliki koloni jenis yang samadengan satwa tersebut. Sehingga satwa diharapkan mampu beradaptasi dengan mudah di lingkungannya dan pelepasliaran dapat dengan mudah dipantau oleh petugas KSDA.
"Lokasi lepasliar sudah dilakukan survei oleh mitra. Petugas menyediakan logistik untuk pelaksanaan pelepasliaran," tandasnya.
Pelepasliaran ini disaksikan Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga Aceh Jaya serta perangkat desa.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
