Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 24 Januari 2018 | 02.25 WIB

Buaya Malang Pindah Rumah ke Kawasan Reklamasi

Panji Petualang saat mencari buaya berkalung ban di area reklamasi Pantai Talise, Palu, Sulteng, Selasa (23/1). - Image

Panji Petualang saat mencari buaya berkalung ban di area reklamasi Pantai Talise, Palu, Sulteng, Selasa (23/1).

JawaPos.com – Upaya pencarian penyelamatan buaya berkalung ban yang dilakukan Panji Petualang bersama Jawa Pos Group di Palu, Sulawesi Tengah mulai membuahkan hasil. Setelah menghilang sekitar dua hari, tim mulai menemukan “rumah” baru buaya malang tersebut. Lokasinya ada di sekitar kawasan reklamasi.



Pada operasi hari ketiga, Selasa (23/1), dari siang hingga petang, buaya berkalung ban itu terlihat mondar-mandir di bibir Pantai Talise. Tepatnya di kawasan reklamasi di Jalan Komodo. Buaya itu sebenarnya nyaman di tempat tersebut. Meskipun terdapat sejumlah pemancing, buaya tersebut memilih kabur ketika mulai banyak orang yang melihatnya dari dekat.



Panji dibantu anggota Ditpolair Polda Sulawesi Tengah serta nelayan sebenarnya sudah sempat memasang jaring. Tujuannya untuk memagari buaya agar tidak lari terlalu jauh. Namun upaya itu gagal. Jaring milik nelayan yang sudah disiapkan kurang memadai.



“Tidak masalah kita sedang siapkan jaring berikutnya dan coba pasang di malam hari. Yang penting kita tahu dulu kebiasaan dia sekarang di situ,” ujar Panji. Ya, selama hampir dua hari tim memang sempat kesulitan mencari kebaradaan buaya berkalung ban.



Buaya itu sebelumnya sering nongkrong di sekitar reruntuhan jembatan yang tak jauh dari Jembatan Dua Sungai Palu. Namun operasi pada hari pertama yang disaksikan ratusan orang membuat buaya kabur ke arah muara. Pencarian pada operasi hari kedua, baik siang maupun malam, tak membuahkan hasil.



Baru pada operasi hari ketiga ini, buaya berkalung ban itu terdeteksi di perairan sekitar area reklamasi. Panji semntara ini membiarkan buaya itu merasa nyaman di tempat tersebut. Sayangnya gangguan kerap terjadi karena warga berupaya mendekat ke “rumah” baru si buaya. “Sebenarnya kalau dia tenang dulu di situ, kita tinggal siapkan perangkapnya,” pungkas.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore