
Proses evakuasi sopir truk yang terjepit kabin yang ringsek.
JawaPos.com - Diduga hilang kendali, sebuah truk tronton bernopol L 9976 UQ yang mengangkut bahan MMT atau material pembuatan spanduk, menabrak sebuah warung di Jalan Abdulrahman Saleh, Semarang Barat, tepatnya di dekat Swalayan Ramai, Rabu (10/1), sekitar pukul 16.30 WIB.
Kejadian tersebut juga melibatkan satu buah mobil dan tiga sepeda motor. Dua orang korban tewas serta empat luka-luka akibat kecelakaan itu.
Korban yang tewas yakni seorang penjual es degan pinggir jalan bernama Sulistiyowati, 48, warga Kembangarum, Semarang Barat dan Risda, siswa kelas IX SMP 19 Semarang.
Dari informasi yang berhasil dihimpun, kejadian bermula saat truk yang dikendarai Sugiono, warga Jember, melaju dari arah selatan dalam kecepatan sedang. Setibanya di lokasi, truk tiba-tiba hilang kendali hingga melibas mobil dan sebuah warung.
"Truk sudah hilang kendali sewaktu dari atas, kemudian menabrak pohon beberapa mobil, warung es degan hingga konter, dan beberapa orang lainnya," kata seorang saksi yang mengaku bernama Dwi Yulianto saat ditemui di lokasi.
"Sopir truk tadi terjepit bagian kabin truk yang ringsek, tapi untung selamat. Korban dua orang diketahui meninggal," sambungnya.
Kasubnit 1 Lakalantas Polrestabes Semarang, Ipda Sujid mengatakan kecelakaan tersebut diduga karena sang sopir tidak bisa menguasai laju kendaraan.
“Dugaan sementara karena sang sopir tidak bisa menguasai medan. Bersamaan hal itu, rem pada mobil tersebut sepertinya juga tidak berfungsi dengan baik,” ujar Sujid.
Menurutnya, korban selamat sementara sudah dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit. Untuk identitas mereka serta para korban yang meninggal dunia, masih didata oleh petugas.
Koordinator Humas Basarnas Jateng, Zulhawary mengatakan proses evakuasi sang sopir membutuhkan waktu kurang dari satu jam. Dengan menggunakan sejumlah peralatan khusus, tim Basarnas Jateng berhasil mengeluarkan korban yang terjepit kabin truk.
"Kami pakai alat ekstrikasi atau peralatan untuk membuka celah yang ada di mobil. Untuk kendala berarti memang tidak ada karena posisi truk tidak sulit untuk dilakukan evakuasi," imbuh Zulhawary di lokasi kejadian.
Sementara itu, Zul menambahkan, kondisi sang sopir sendiri tidak menderita luka serius dan hanya mengalami syok.
Sementara itu, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan lalu lintas kendaraan di lokasi kejadian menjadi padat merayap. Warga yang berkerumun di sekitar lokasi untuk menyaksikan proses evakuasi juga menambah kepadatan ruas jalan di sekitaran tempat kejadian perkara.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
