Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 31 Desember 2017 | 14.33 WIB

Rezeki Tahun Baru, 300 Rumah Petani Dialiri Listrik

Rumah petani di Desa Naringgul, Cianjur, Jawa Barat yang pada 2018 akan mendapatkan listrik bantuan dari HKTI - Image

Rumah petani di Desa Naringgul, Cianjur, Jawa Barat yang pada 2018 akan mendapatkan listrik bantuan dari HKTI

JawaPos.com - Penantian 300 kepala keluarga (KK) di Naringgul, Cianjur, Jawa Barat yang selama ini agar agar mendapatkan listrik akhirnya terkabulkan juga . Desa yang dulunya gelap kini bakal terang setelah mendapatkan aliran listrik sumbangan dari Himpunan Keluarga Tani Indonesia (HKTI).


Jaringan listrik itu dikerjasamakan HKTI dengan sejumlah mahasiswa di Jawa Barat. M Galuh Fauzi, mahasiswa pascasarjana Universitas Padjajaran (Unpad) menuturkan, dia bersama sejumlah mahasiswa lainnya sengaja melakukan pengabdian masyarakat dengan membidik sejumlah daerah yang belum mendapatkan jaringan listrik dari PLN. Pengabdian masyarakat itu disebut dengan Program Ujar Run Kebaikan.


Umumnya daerah itu masih terisoliasi di pedesaan yang notabene berprofesi sebagai petani. Makanya untuk mengakses keluarga petani itu, mahasiswa tersebut menggandeng HKTI.


Lebih jauh M Galuh Fauzi mengungkap, program Ujar Run Kebaikan sebagai antitesis dari maraknya ujaran kebencian beberapa waktu terakhir. Kata Run memiliki arti berlari. Artinya mahasiswa sepakat melawan ujaran kebencian secara cepat. Caranya dengan melakukan kegiatan-kegiatan positif sebagai bentuk dari implementasi Ujar Run Kebaikan.


"Di awal tahun 2018, bersama sekitar seratus tokoh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri dan swasta dari Bandung dan sekitarnya, kami akan mengusung Pak Jenderal Moeldoko sebagai tokoh Ujar Run Kebaikan,” imbuh M Galuh Fauzi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (31/12).


Sementara itu, Ketua Umum HKTI Moeldoko mengajak masyarakat berperan aktif dalam menyejahterakan masyarakat lainnya, khususnya kalangan petani.


"Jangan semuanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Kalau masyarakat mampu berbuat baik untuk menuju Indonesia Lebih Terang, mari membangun komunitas positif bersama kami," terang Moeldoko yang akrab disebut Panglima Tani itu.


Mantan Panglima TNI ini menyebut, untuk program aliran listrik ini pihaknya menggadeng produk Listrik Mandiri Rakyat pimpinan Kang Ujang Koswara. Melalui sumbangan pemasangan listrik di daerah terpencil yang belum terpasang jaringan PLN, dia berharap kehidupan petani yang kurang beruntung akan bisa lebih baik lagi.


"Supaya lebih terang rumahnya, lebih terang hatinya, dan lebih terang kehidupan dan masa depannya," lanjutnya lagi di tengah persiapan pemasangan listrik gratis dengan para mahasiswa Bandung dan sekitarnya.


Moeldoko juga menyebut alasannya mahasiswa yang mengusung semangat Ujar Run Kebaikan. Menurutnya, ujaran kebencian begitu marak akhir-akhir ini. Bahkan hal itu sangat rentan memecah belah persatuan bangsa.  "Saya tertarik dengan komunitas ini karena mereka melawan ujaran kebencian agar NKRI makin kukuh,” kata mantan Pangdam Siliwangi ke periode 2010-2011 itu.


Sebelumnya, peraih Adhi Makayasa 1981 itu bersama HKTI berjuang keras meningkatkan taraf hidup petani dengan mengembangkan benih M70D dan M400. Benih itu dianggap tahan terhadap serangan hama dan anomali cuaca.  Varietas yang telah mendapatkan sertifikasi dari Kementerian Pertanian itu telah berhasil ditanam di berbagai daerah di tanah air. "Insyaallah, pada panen bulan Maret depan, di Sragen dan Ngawi akan dilaksanakan panen raya dari area ribuan hektar,” tandasnya.

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore