
BARU: Pesawat Hercules C-130H tiba di Lanud Abdulrachman Saleh. (Pentak Lanud)
JawaPos.com -- Satu lagi burung besi memperkuat jajaran TNI AU di skuadron 32, Wing 2, Lanud Abdulrachman Saleh, Malang. Yakni pesawat Hercules C-130H dengan nomor A-1337.
Kepala Penerangan dan Perpustakaan (Kapentak) Lanud Abdulrachman, Mayor (Sus) Hamdi Londong Allo menjelaskan, pesawat ini baru datang dari Australia. Pesawat yang dipiloti Mayor (Pnb) Ari Susiono dan Kapten (Pnb) Gintoro W, serta Lettu (Pnb) Bagus P, telah tiba di parking area skadron udara 32 Lanud Abdulrachman Saleh, Pakis, Malang pada Kamis pagi, (21/12).
Sementara itu, Danlanud Abdulrachman Saleh, Marsma TNI Julexi Tambayong, berpesan kepada air crew maupun groun crew serta seluruh warga Lanud Abd Saleh untuk senantiasa mengedepankan budayakan airmanship. "Serta laksanakan prosedur tetap sesuai SOP (standard operasional procedure) dalam kondisi apapun," tegas Julexi.
Keunggulan C-130H antara lain terbukti dari kemampuan operasinya. Mulai dari dukungan logistik, pasukan, bantuan kemanusian, operasi dan dapat terbang jarak jauh (long range).
Penempatan C-130H di Malang karena Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh sudah mempunyai fasilitas termasuk hangar, teknisi dan peralatan yang lengkap Hercules C-130 yang menjadi pangkalan induknya.

Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Iran Ubah Strategi Perang, Teheran Kini Sengaja Paksa AS Masuk ke Konflik Lebih Besar
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Staf KPK dari Kepolisian Jadi tersangka Kasus Pemalang, Diduga Peras Bupati Anom
10 Ribu Massa PSHT Gelar Aksi di Surabaya Imbas Konflik DC dan Petugas Valet
