
Satu peleton Satpol PP Praja Wanita disiapkan untuk menghadapi perempuan.
JawaPos.com - Selama ini, anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padang digabung antara praja laki-laki dan perempuan. Sehingga terkesan memarginalkan tugas dan fungsi perempuan.
Padahal dalam realitanya, baik anggota Satpol laki-laki dan perempuan sama-sama bertugas sebagai sebagai pasukan penegak peraturan daerah (perda). "Sekarang kami bentuk peleton Praja Wanita. Sehingga porsi kerja perempuan tampak. Sekaligus agar Satpol PP tidak melanggar aturan dan etika dalam setiap aksi penertiban di lapangan," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Kota Padang Yadrison, Selasa (12/12).
Yandrison menjelaskan soal melanggar etika yang dimaksud. Personel Satpol PP kerap mendapatkan rintangan saat melakukan penertiban di tempat umum. Seperti pasar dan sebagainya. Dalam beberapa kasus, kelompok ibu-ibu kerap menghadang petugas saat menjalankan tugas.
Kini, Satpol PP Kota Padang tak lagi memperkenankan Praja Laki-laki untuk berhadapan langsung dengan perempuan. Sebab, lelaki lebih sedikit tendensius dan dikhawatirkan melanggar etika dalam penegakan perda. "Nah, nanti peleton Praja Wanita ini yang menangani persoalan yang berhubungan dengan perempuan," kata Yandrison.
Satu peleton berisi 30 hingga 50 Praja Wanita. Peleton akan bertugas dalam setiap penertiban maupun tugas lain di lapangan. "Kalau dibagi seperti ini, kerjanya lebih jelas," tukas Yadrison.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Resmi Pindah ke Bali! Derby Jawa Timur Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Sebut Ada 3 Lokasi untuk Pembangunan Koperasi Merah Putih
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
