
Bupati Malang, Rendra Kresna
JawaPos.com - Minat baca masyarakat di wilayah Kabupaten Malang diketahui masih rendah. Hal ini diakui oleh Bupati Malang, Rendra Kresna.
Dia menjelaskan, rendahnya minat baca di Kabupaten Malang tidak lepas dari culture masyarakat setempat, yang notabene orang pedesaan. "Mereka, khususnya para orang tua sudah capek dengan bekerja. Sehingga, untuk membaca akan sulit mencari waktu," katanya, Minggu (10/12).
Guna meningkatkan minat baca, pihaknya tengah gencar untuk meningkatkan budaya membaca. Salah satunya dengan mengukuhkan gerakan masyarakat untuk meningkatkan minat baca. Yakni, Pengurus Daerah Gerakan Pemasyarakatan Minat Baca (PD-GPMB).
Adapun tugas GPMB adalah menggalakkan perpustakaan dan taman baca masyarakat di desa-desa. Selain itu juga membuat konsep agar perpustakaan menjadi menarik dan ramai dikunjungi. "Bagaimana caranya weekend masyarakat bisa baca ditempat," kata dia.
Mengenai pengadaan dan penambahan koleksi buku, lanjut dia, diupayakan melalui APBD. Hal ini merupakan tugas Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah untuk mengajukan anggaran. "Kalau APBD 2018 kan berdasarkan 2017, nanti tahun mungkin bisa di PAK," pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022