Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 9 Desember 2017 | 12.50 WIB

Mata Air Panas Yang Dipercaya Berkhasiat

Pengunjung mata air panas di Kecamatan Tanjung Sakti, Lahat, Sumatera Selatan (Sumsel). - Image

Pengunjung mata air panas di Kecamatan Tanjung Sakti, Lahat, Sumatera Selatan (Sumsel).

JawaPos.com - Kabupaten Lahat yang dikenal sebagai negeri Megalitikum menyimpan banyak keindahan dan keajaiban. Salah satunya adalah mata air panas di Kecamatan Tanjung Sakti, Lahat, Sumatera Selatan (Sumsel).


Infrastrukturnya masih begitu minim. Namun, mata air panas ini mampu menarik wisatawan untuk berkunjung. Mengingat banyaknya khasiat dari mata air panas.


Maya, 20, salah satu pengunjung mengatakan kalau dirinya sengaja datang ke mata air panas di Sungai Penindaian untuk mandi. Mengingat khasiatnya dan juga memang lebih segar.


Perempuan yang berasal dari Muara Enim itu mengaku rela menempuh waktu hampir 4 jam untuk datang ke mata air panas tersebut. "Kami berangkat sekitar pukul 13.00 WIB. Sampai ke mata air panas sekitar pukul 17.00 WIB. Sehingga langsung mandi. Kebetulan ada keluarga di sekitaran mata air tersebut," kata Maya kepada JawaPos.com, Jumat (8/12).


Ia mengetahui mata air panas dari keluarganya di Kecamatan Tanjung Sakti, Lahat Sumsel. Menurut keluarganya, mata air panas tersebut dapat menyembuhkan beragam penyakit kulit. "Sebenarnya mata air panas suhunya sekitar 100 derajat. Tapi karena bercampur air sungai, maka suhunya menjadi hangat dan dapat digunakan mandi. Jika tidak bercampur maka sangat panas. Bahkan telor saja direndam selama 10 menit langsung matang," ujarnya.


Ditempat yang sama, Kamil, 48, Warga Desa Fajar Bulan menambahkan, mata air panas ini sudah lama muncul tapi memang belum memiliki infrastruktur. Namun dua tahun terakhir sudah diberikan meski belum sepenuhnya baik. Seperti dibuat bak dan beton di sekitaran mata air. "Mata air ini kadang dipakai juga untuk memasak kalau ada sedekah. Seperti untuk memasak telur, merebus ayam dan lain sebagainya," papar Kamil.


Sedangkan untuk mata air panas yang berada di Sungai Penindaian, hampir setiap minggu dikunjungi oleh warga yang sengaja datang untuk mandi. Bahkan, terkadang warga Bengkulu pun datang untuk mandi di sungai itu. "Hampir setiap Sabtu dan Minggu banyak warga yang mandi di pinggiran Sungai Penindaian ," tuturnya.


Terpisah, Camat Tanjung Sakti Pumi Lahat Syaiful Bahri mengakui ada 10 titik mata air yang ditemukan di Kecamatan Tanjung Sakti Lahat. Dua titik berada di Desa Fajar Bulan. Kemudian delapan titik berada di sepanjang Sungai Penindaian di Desa Penandingan.


Mata air panas tersebut sudah lama ditemukan, bahkan sejak Syaiful masih kecil. Namun memang untuk saat ini infrastrukturnya belum memadai. "Infrastrukturnya baru dibangun. Seperti bak beton saja dari swadaya masyarakat," tutur Syaiful.


Rencananya pada 2018, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lahat membuat infrastruktur khusus menjadi tempat pemandian yang memiliki dua kolam air hangat. Rencana tersebut sebetulnya dilakukan tahun ini. Namun ada sedikit keterlambatan sehingga waktu tidak mencukupi lagi untuk melakukan tender.


"Rencananya pada APBD Perubahan, tapi memang ada yang lambat. Sehingga tidak cukup lagi melakukan tender. Jadi dilakukan tahun 2018 yang nantinya disalurkan oleh Dinas Pariwisata Pemkab Lahat," tutup Syaiful.

Editor: Administrator
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore