Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 29 November 2017 | 05.40 WIB

Trase Berubah, Pembangunan Tol Padang-Pekanbaru Dikhawatirkan Molor

Wagub Sumbar Nasrul Abit bersama Dirjen Pengadaan Tanah Kementerian Agraria/Badan Pertanahan Nasional Arie Yuriwin memaparkan Sosialisasi Kebijakan Pengadaan Tanah untuk Jalan Tol Padang-Pekanbaru di Hotel Grand Zuri Padang, Selasa (28/11). - Image

Wagub Sumbar Nasrul Abit bersama Dirjen Pengadaan Tanah Kementerian Agraria/Badan Pertanahan Nasional Arie Yuriwin memaparkan Sosialisasi Kebijakan Pengadaan Tanah untuk Jalan Tol Padang-Pekanbaru di Hotel Grand Zuri Padang, Selasa (28/11).

JawaPos.com - Pembangunan jalan tol Padang-Pekanbaru dipastikan menggunakan trase baru. Hal itu mengantisipasi agar tidak terjadi tumpang-tindih dalam pembebasan lahan yang dapat berujung pada permasalahan hukum.


Dirjen Pengadaan Tanah Kementerian Agraria/Badan Pertanahan Nasional (BPN) Arie Yurwin mengatakan, saat ini tengah berlangsung pembahasan persiapan trase dan dokumen perencanaan di Dirjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera). Seluruh dokumen yang dihasilkan nanti akan diserahkan pada Gubernur untuk segera ditindaklanjuti.


''Nanti gubernur yang akan membentuk tim persiapan di lokasi. Dilakukan konsultasi publik di titik-titik yang akan dilalui. Jangka waktu konsultasi publik ini 60 hari sejak dimulainya sosialisasi,'' kata Arie Yurwin kepada JawaPos.com seusai menggelar sosialisasi pengadaan tanah untuk jalan tol Padang-Pekanbaru di hotel Grand Zuri Padang, Selasa (28/11).


Setelah ada kesepakatan dan persetujuan seluruh warga masyarakat yang tanahnya terdampak pembangunan tol, Dirjen Pengadaan Tanah akan menyiapkan data awal. Data awal itu nantinya akan jadi dasar bagi gubernur untuk menyiapkan penetapan lokasi.


Setelah ditetapkan lokasinya, maka Kantor Wilayah BPN Sumbar akan membentuk tim pelaksana pengadaan tanah, dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) A dan Satgas B dan bertanggungjawab terhadap pengerjaan pengadaan tanah untuk tol Padang-Pekanbaru.


Di sisi lain, keputusan trase baru ini jelas berbeda dengan harapan Pemerintah Provinsi Sumbar yang disampaikan Wagub Sumbar Nasrul Abit sehari sebelum kegiatan sosialisasi.


Saat itu, Nasrul berharap tol tersebut tetap menggunakan trase lama dan persoalan pembebasan lahan akan dibantu Camat serta wali nagari setempat, agar pengerjaan jalan bisa lebih cepat.


Arie Yurwin mengatakan, trase lama seperti keinginan dari Pemprov Sumbar telah dievaluasi di tingkat pusat. Hasilnya, untuk lebih efektif sekaligus menghemat biaya pembebasan lahan, diputuskan menggunakan trase baru.


''Anggaran pengadaan tanah ini besar. Karena itu trase harus diupayakan se efektif mungkin,'' kata Arie. Besaran ganti kerugian itu sendiri lanjutnya, akan ditetapakan sesuai penialain apraisal.


Sedangkan pembangunan jalan tol Padang-Pekanbaru menggunakan trase baru akan dimulai setelah dilakukan penetapan lokasi pada titik-titik yang akan dilalui.


Terkait hal ini, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit menjelaskan, hasil dari kegiatan Sosialisasi Kebijakan Pengadaan Tanah akan dilaporkan terlebih dulu kepada gubernur.


Terutama soal nasib jalan-jalan yang telah dibuka sebelumnya di dalam trase lama. Namun, tidak dimasukkan lagi ke dalam trase baru.


''Keputusannya hari ini, trase itu dipindah. Untuk jalan-jalan yang telah dibuka sebelumnya, yang tidak masuk dalam trase yang baru, bisa saja dialihkan status jalannya menjadi jalan provinsi atau jalan kabupaten/kota,'' kata Nasrul.


Saat ini Pemprov Sumbar lanjut Nasrul, masih menunggu surat keputusan dari Kemenpupera tentang pemindahan trase. Setelah itu diterima, baru dimulai tahap sosialisasi kepada masyarakat yang berada di titik-titik lokasi, yang dilalui jalur tol Padang-Pekanbaru, sesuai dengan petunjuk pada trase yang baru.


Sebelumnya, jalan tol Padang-Pekanbaru sepanjang 240 kilometer rencananya dibangun dalam tiga tahap. Pertama ruas Padang-Sicincin. Kedua ruas Pekanbaru-Bangkinang, dan terakhir menghubungkan ruang tengah antara Sicincin-Bangkinang.

Editor: Administrator
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore