
Gamelan Sekaten Solo
JawaPos.com -- Dua gamelan milik Keraton Kasunanan Surakarta yakni Kiai Guntur Madu dan Kiai Guntur Sari akan ditabuh selama seminggu, yakni mulai Jumat (24/11) sampai Jumat (1/12).
Penabuhan gamelan ini akan dilakukan setiap hari selama gelaran Sekaten berlangsung, kecuali hari Kamis atau malam Jumat. Dan untuk acara pembuka dan penutup rangkaian tradisi Sekaten akan dilakukan dengan beberapa prosesi termasuk menggelar grebeg Sekaten yang akan diadakan pada
saat penutupan yakni Jumat (1/12) mendatang.
Pengageng Parentah Keraton Kasunanan Surakarta, GPH Dipokusumo kepada wartawan, Rabu (22/11) menjelaskan, penabuhan (gonsa) gamelan Sekaten pertama akan dilakukan setelah salat Jumat. Ini agar tidak mengganggu pelaksanaan ibadah salat Jumat. “Dan penabuhan gamelan ini akan berlangsung setiap hari sampai Jumat ke depannya yakni tangga 1 Desember. Kecuali malem Jumat (Kamis) gamelan tidak ditabuh,” terang pria yang akrab disapa Gusti Dipo itu.
Tetapi, Gusti Dipo tidak bisa memberikan alasan secara rinci mengenai tidak ditabuhnya gonsa pada malem Jumat tersebut. Hanya saja, dia memastikan bahwa ini memang sudah menjadi tradisi, bahwa selama gelaran Sekaten, gamelan Keraton tidak ditabuh pada malem Jumat. Gusti Dipo menambahkan, dalam setiap prosesi pembukaan Sekaten ini ada beberapa ubo rampe yang wajib ada. Seperti kinang, cemeti (cambuk) dan juga telur asing.
Benda-benda ini mempunyai makna dalam kehidupan. Gusti Dipo menjelaskan, kinang mempunyai makna berupa pengharapan agar nantinya masih diberikan kesempatan untuk mengikuti Sekaten tahun depan. “Kalau untuk cemeti ini kan biasanya digunakan oleh para kusir, kalau di sini filosofinya
adalah untuk memberikan dorongan atau motivasi. Sedangkan untuk telur asin itu dalam bahasa Jawa kan berarti Ndok Amal. Artinya, agar manusia terus beramal,” tandasnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
