Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 Agustus 2017 | 16.45 WIB

Pingsan Setelah Lomba Tarik Tambang, Mbak Sih Tidak Bangun Lagi

Ilustrasi tarik tambang - Image

Ilustrasi tarik tambang

JawaPos.com - Lomba tarik tambang dalam rangkaian kemeriahan 17 Agustus berujung maut bagi ibu-ibu di Kelurahan Karang Anyar, Tarakan Barat, Kota Tarakan, Kalimantan Utara (Kaltara).


Mbah Sih, 45, mendadak pingsan, lalu mengembuskan napas terakhir setelah mengikuti tarik tambang untuk memeriahkan Agustusan di Kelurahan Karang Anyar kemarin (27/8). Diduga, dia menderita penyakit tekanan darah tinggi sehingga meninggal karena kecapekan.


"Kami takut, Mas. Tapi, yang kami tahu, kejadiannya pas dia sedang beristirahat sehabis mengikuti lomba tarik tambang," tutur seorang saksi yang tak ingin disebutkan namanya.


Sementara itu, salah seorang kerabat suami korban yang berinisial RN mengatakan, Mbak Sih meninggal gara-gara penyakit tekanan darah tinggi. Ketika tubuhnya lemah dan capek, dia drop.


RN menambahkan, korban yang sudah tak sadarkan diri langsung dilarikan ke rumah sakit oleh warga. "Pas dibawa ke rumah sakit itu, mulutnya sudah berbusa, tapi bilangnya meninggal dalam perjalanan," ungkapnya.


Sementara itu, Ketua RT 21 Mantri belum bisa memberikan komentar terlalu banyak karena masih merasa tidak enak dengan keluarga korban. "Keluarganya kan lagi berduka. Jadi, mungkin keluarganya juga tidak ingin diberitakan. Jadi, saya tidak mau kasih komentar banyak. Mohon maaf sebelumnya," ucap dia.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore