
Ilustrasi
JawaPos.com - Kelakuan jahat AN (46) semakin terkuak. Warga Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur, yang tepergok istrinya saat mencabuli anak tirinya itu diketahui mengidap HIV.
Tersangka memberi pengakuan saat di depan penyidik. Kendati demikian, penyidik dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Balikpapan masih memastikan kebenaran tersebut.
Tersangka sebelumnya mengaku pernah melakukan pencabulan serupa pada tahun 1993 saat masih berada di kota asalnya, Pasuruan, Jawa Timur.
Kanit PPA Sat Reskrim Polres Balikpapan, Ipda Kusti Winarsih mengatakan, tersangka mengaku kalau dirinya mengidap HIV, maka kemungkinan terjangkitnya masih diperiksa.
"Itu baru pengakuan dia (tersangka). Sementara untuk kepastiannya kan masih butuh hasil pemeriksaan," bebernya dikutip dari Balikpapan Pos (Jawa Pos Group), Minggu (30/7).
Meski begitu, sementara ini bedasarkan pengakuan tersangka, ia mencabuli korban dengan cara memainkan alat vital gadis berusia 5 tahun itu dengan menggunakan tangan. Tersangka didapati sang istri saat mendekatkan kemaluannya pada alat vital korban.
Kendati begitu, tersangka mengaku belum sampai memasukkan kemaluannya. Selain pemeriksaan kesehatan, tersangka juga diperiksa secara psikologis.
Seperti diketahui ia mengaku melecehkan anak tirinya lantaran khilaf. Kelakuan AN diketahui istrinya yang merupakan ibu dari korban saat wanita tersebut memanggili putrinya namun tak kunjung dijawab. Saat mengarah ke kamar, wanita itu melihat suaminya tengah memebenarkan celana yang terbuka.
Istri tersangka juga melihat putrinya yang polos dan tidak mengerti apa melaporkan kejadian itu ke Unit Perlindungan Peremuan dan Anak (PPA) Polres Balikpapan. Petugas segera mengamankan tersangka dan melakukan pemeriksaan.
Dia dijerat pasal 82 ayat 3 Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Nomor 1/2016 tentang Perubahan Kedua atas Undang-Undang Nomor 23/2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
