
Ilustrasi
JawaPos.com - Polres Singkawang terus mengusut kasus Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI). Pihaknya mewanti-wanti agar jangan sampai terjadi kerusakan lingkungan.
“Kita melaksanakan operasi PETI dan ini dilakukan secara intens selama 15 hari ke depan. Aktivitas PETI menyangkut pencemaran lingkungan hidup,” ujar Kapolres Singkawang AKBP Sandi Alfadien Mustofa, dikutip dari Rakyat Kalbar (Jawa Pos Group), Senin (24/7).
Penanganan aktivitas PETI, kata Sandi, akan melibatkan beberapa pihak termasuk Pemkot Singkawang. Selain razia, polisi juga akan memberikan pemahaman tentang bahaya PETI serta dampak hukumnya. “Penanganannya memang agak sulit lantaran menyangkut mata pencaharin pelaku PETI, sehingga perlu pembinaan,” jelas Sandi.
Kapolda Irjend Pol Erwin Triwanto pun telah memerintahkan Kapolres yang wilayahnya ditemukan aktivitas PETI, untuk melakukan pembinaan serta penindakan. Apabila tidak dilakukan, maka kinerja Kapolres akan dievaluasi.
“Kita akan mengevaluasi Kapolres dan para Kasat. Jangan sampai seperti di Bengkayang, ada yang tidak senang periuk nasinya diganggu polisi,” tegas Irjen Pol Erwin.
Kata Erwin, oknum pelaku PETI yang menyerang Mapolres Bengkayang tidak punya nyali. Mereka menenggak minuman keras (Miras) terlebih dahulu sebelum menyerang markas polisi.
Sementara Ketua DPRD Kota Singkawang, Sujianto mendukung kepolisian dalam pemberantasan PETI. Karena merusak lingkungan dan sudah menimbulkan banyak korban.
“Pemilik modal atau bos PETI yang perlu ditangkap. Karena tanpa pemilik modal tentu aktivitas PETI tidak dapat dilakukan. Apalagi modalnya cukup besar,” tegas Sujianto.
Apabila pemilik modal PETI ditangkap, tegas Sujianto, maka aktivitasnya tentu tidak akan ada. “Pekerja PETI tentu tidak mampu membiayai aktivitas tersebut. Pemkot juga harus tegas serta tidak boleh lepas tangan dalam penanganan PETI,” tegasnya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
