
Pantai Padang penuh sesak pengunjung dan pengendara.
JawaPos.com - Tingginya tingkat kunjugan wisatawan di Sumatera Barat ternyata belum diiringi dengan kesiapan infrastruktur dan mental masyarakatnya. Sebab, sepanjang libur lebaran, lokasi objek wisata panen sampah. Namun sampah itu tidak dikelola dengan baik sehingga berserakan dimana-mana.
Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Oni Yulfian menyebut, selain kondisi sampah, keluhan lain terhadap pariwisata di Sumbar yakni kemacetan nan semakin parah. Setiap lokasi objek wisata kerap harus melewati kemacetan nan panjang.
Meski begitu, Oni bersyukur karena wisatawan di Sumbar tidak menemukan dan mengeluhkan pungutan liar yang dilakukan oleh oknum tidak bertanggung jawab.
”Alhamdulillah tidak ada tukang pakuak di objek wisata. Biaya parkir sesuai standar dan biaya makanan tidak dinaikkan dua kali lipat. Kami apresiasi masyarakat yang bahu membahu membangun pariwisata,” paparnya.
Agar objek wisata di libur lebaran tetap nyaman, pihaknya juga sudah membentuk 4 tim monitoring wisata yang disebar di arah Utara, Selatan, Barat dan Timur. Tim itu akan bekerja mengawasi dan menghimpun masukan serta berbagai keluhan terkait pariwisata.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit meminta kabupaten dan kota untuk mempersiapkan diri di sektor wisata. Keamanan dan kenyamanan harus menjadi modal utama di sektor wisata.
Tindakan pemalakan, kenaikan tarif berlebihan dan pungli yang tidak jelas harus dihilangkan. ”Tidak boleh ada wisatawan yang kecewa. Ke depannya ini yang harus dijaga,” ujarnya. (wni/iil/JPG)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
