Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 29 Mei 2017 | 14.15 WIB

Malang Nian Nasib Bunga, Direnggut Kesuciannya, Lalu...

Ilustrasi korban pemerkosaan - Image

Ilustrasi korban pemerkosaan

JawaPos.com -Bagai tersambar petir di siang bolong. Mungkin kata itu yang tepat untuk menggambarkan perasaan kedua orang tua Bunga (15), yang mendengar anak kesayangannya direnggut kesuciannya oleh Andri (31), orang yang sudah dikenal keluarganya.


Meskipun sempat 18 hari membisu perihal hal yang dialaminya, namun Bunga akhirnya mau memberanikan diri menceritakan kejadian biadab yang dialaminya di Desa Hanjalilan, Kecamatan kota Besi, Senin (8/5).


Perihal adanya kejadian biadab ini, awalnya Bunga akan menjemput sang adik yang diasuh di rumah pelaku, yang jaraknya tak jauh dari kediamannya. Karena sudah terbiasa orang tuanya menitipkan adiknya ke keluarga pelaku selama bekerja di perkebunan kelapa sawit, Bunga pun tak menaruh curiga, karena sudah mengenal baik dengan keluarga pelaku. 


Namun, ternyata apa yang diyakininya selama ini salah. Sebab, seusai adiknya pulang, Bunga tiba-tiba dicegat oleh pelaku, dibujuk rayu dan di bawa masuk kembali ke rumah pelaku. Karena tak menaruh curiga, mendapat bujuk rayu tersebut, akhirnya Bunga pun menuruti keinginan pelaku. Namun naas, malang pun datang. Ternyata Andri yang dikenalnya baik, ternyata tiba-tiba menjadi seorang yang sangat jahat. Bunga dilucuti pakaiannya, sampai akhirnya direnggut kesuciannya. 


Mendapat perlakuan tak senonoh tersebut, Bunga pun menangis sejadi-jadinya. Karena setelah puas melakukan perbuatan cabul, Bunga hanya disuruh pulang saja, tanpa difikirkan perasaannya.


Setelah puas, pelaku menyuruh korban pulang. Remaja putus sekolah itu pun melangkahkan kakinya dengan perasaan pilu. Kesuciannya direnggut oleh orang yang tidak diharapkannya. 


“Pengakuannya, perbuatan itu (cabul, red) dilakukan sebanyak satu kali,” kata Kapolres Kotim AKBP Muchtar Siregar, melalui Kapolsek Kotabesi Iptu Sugeng.


Kini, pelaku yang bekerja di perusahaan sawit PT NSP tersebut, terpaksa mendekam di balk jeruji Mapolsek Kotabesi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Sementara Bunga dan kedua orang tuannya, kini hanya bisa menanggung derita.(wnd/JPG)


Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore