
Penumpang bus Trans Metro Pekanbaru baru turun dan akan naik di Halte Ramayana Jalan Jendral Sudirman.
JawaPos.com - Dua orang pramugara bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) ketahuan "main" tiket oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pekanbaru. Tak ayal permainan gelap itu berujung pada pemutusan hubungan kerja terhadap mereka. Akibat permainan gelapnya itu pendapatan Dishub dari operasional TMP mengalami kebocoran.
Kepala Bidang Pengelolaan Pengawasan Angkutan Perkotaan (PPAP) Dishub Kota Pekanbaru, Wisnu Haryanto mengatakan, pihaknya kini tengah membuat surat Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) bagi dua karyawan bus TMP tersebut.
"Kita lagi membuat surat PHK untuk mereka, setiap pramugara/i yang kedapatan menggelapkan tiket lansung kita pecat," ungkap Wisnu.
Dijelaskan Wisnu, penggelapan tiket yang dilakukan pramugara umumnya dengan cara di antaranya, penumpang yang naik bus TMP diminta uangnya akan tetapi tidak diberikan tiket. Sehingga penumpang tersebut tidak termasuk dalam pemasukan. Kemudian dengan cara mengambil tiket penumpang turun lalu menjual kembali kepada penumpang baru.
"Kedua pramugara tersebut kedapatan menggelapkan tiket pada, Senin (1/5) lalu, maka lansung diberikan tindakan," ujar Wisnu.
Pemecatan terhadap awak TMP ini bukanlah yang pertama kali dilakukan oleh Dishub Kota Pekanbaru. Sebelumnya institusi tersebut juga memecat sembilan karyawan bus TMP. Semuanya terdiri dari tiga pramudi dan enam pramugara/i.
"Dari awal tahun sudah sembilan yang kita pecat, tambah dengan ini bila ditotalkan sudah 11 orang. Kalau pramudi dipecat lantaran ugal-ugalan membawa bus, sedangkan pramugra umumnya menggelapkan tiket," paparnya.
Untuk menimalisir terjadi penggelapan tiket bus TMP, Wisnu menghimbau penumpang setiap melakukan pembayaran agar meminta bukti tiket kepada pramura/i dan pastikan tiket tersebut baru dirobek dari bonggol tiket.
Ditambahkan dia, pastikan nomor seri tiket tidak jauh beda dengan nomor seri penumpang lainnya. "Penumpang kita minta agar meminta tiket setelah membayar, pastikan tiket itu baru dirobek pramugra/i dari bonggolnya. Jika tidak diberikan tiket maka jangan membayarnya," imbaunya. (*3/iil/JPG)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
