
Ilustrasi
JawaPos.com - Warga Desa Badaun, Kecamatan Tapin Utara, Tapin, Kalsel, dibuat geger. Penyebabnya sesosok mayat lelaki ditemukan mengapung di sungai, Senin (1/5) sekitar pukul 09.30 Wita.
Ciri-ciri mayat tersebut mengenakan baju kaos lengan panjang warna hitam, celana pendek, dan memakai celana dalam jenis boxer. Rambutnya sedang lurus dan kulitnya kuning langsat.
Mayat terseebut ditemukan pertama kali oleh seorang warga yang pagi itu mencuci sayur. Lantas dia mengabarkan ke warga lainya dan kemudian berlanjut ke pihak kepolisian setempat. Malangnya, tak satupun identitas korban ditemukan.
Diduga, MR X tersebut korban pembunuhan. Sebab, di lehernya ditemukan luka sabetan senjata tajam. Untuk proses selanjutnya jasad MR X saat ini berada di RSUD Datu Sanggul.
Kapolsek Tapin Utara AKP Didik Yudi membenarkan hal tersebut dan hingga kini personelnya masih melakukan pemeriksaan dan penyelidikan. “Masih kami selidiki lebih dalam. Kami mencari saksi lain selain dua orang saksi Bunyamin dan Salasiah, saksi yang pertama menemukan,” jelas Didik. (lan/nti/fab/JPG)

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
