
Ilustrasi
JawaPos.com - Nasib apes dialami dua remaja bernama Adi Wijaya Saputra (20) dan M Aldi (17). Mereka jadi bulan-bulanan massa karena kedapatan mabuk obat terlarang jenis Zenith di lokasi Sampit Expo, komplek Stadion 29 November Sampit, Minggu (30/4) malam.
Tidak hanya itu, dua warga Tanah Mas, Kecamatan Baamang, Sampit ini diamankan lantaran terlibat perkelahian. ”Tidak tahu, tiba-tiba dia (Adi) dipukul orang. Saya berniat menengahi perkelahian itu, dan malah ikut jadi sasaran (diamuk massa),” ujar Aldi dikutip dari Radar Sampit (Jawa Pos Group), Selasa (2/5).
Dari sekitar Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas kepolisian menemukan sepasang sandal berwarna merah tua, salah satunya sudah rusak. Dari keterangan sejumlah orang di TKP, dua pemuda tersebut diduga ingin mencuri alas kaki wanita, karena kepergok lantas dihajar massa. “Tidak benar itu (ambil sandal), tiba-tiba saja kami dikeroyok orang,” aku Adi, rekan Aldi.
Di TKP, selang beberapa waktu, petugas kembali mengamankan seorang Bahrudin (23) lantaran mabuk obat keras daftar G jenis zenith. Dikhawatirkan akan menimbulkan gangguan saat dalam pengaruh obat terlarang, pria bujangan itu diamankan.
Bahrudin mengaku sebagai warga Kecamatan Baamang ini hanya menelan empat butir zenith. Saat ditanya berapa uang yang harus dikeluarkan untuk beli zenith, Bahrudin menjawab Rp 12 ribu dapat empat butir.
Kasatres Narkoba Polres Kotim AKP Wahyu Edi Priyanto menerangkan, pihaknya bergerak jika ada gangguan atau orang yang mencoba mengacau kegiatan Sampit Expo.
”Dua pemuda yang terlibat perkelahin itu kami amankan agar tidak dihakimi massa karena dikira pencuri. Sedangkan, pria yang mabuk zenith juga diamankan agar tidak menimbulkan gangguan terhadap pengunjung,” terang Wahyu.
Menurut Wahyu, ketiga pemuda itu diberikan pengarahan agar tidak mengulangi perbuatannya, apalagi mengonsumsi obat zenith. (mir/fm/fab/JPG)

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
