
Petugas Rutan Selong kembali menyita sabu yang hendak diselundupkan ke dalam rutan.
JawaPos.com -Peredaran narkoba kembali mengincar Rumah Tahanan (Rutan) Negeri Kelas II B Selong. Beruntung, upaya penyelundupan narkoba ke dalam Rutan oleh salah seorang pengunjung berhasil digagalkan petugas jaga.
Isna (26), warga Karang Anyar Desa Pagesangan Kota Mataram kini ditahan Satresnarkoba Polres Lombok Timur. Ia diduga berupaya menyelundupkan narkoba untuk Hasan, pacarnya yang kini berstatus narapidana di rutan Selong.
“Ya betul, kami telah mengamankan perempuan tersebut atas laporan dari pihak Rutan. Yang bersangkutan masih kami periksa dan tahan di Polres. Dia mengaku tidak tahu kalau dalam bungkus rokok yang dibawanya ada narkoba,” kata Kasat Resnarkoba AKP Prayit Hariyanto seperti ditulis Lombok Post (Jawa Pos Group), Selasa (2/5).
Kejadian berlangsung sekitar pukul 09.00 Wita. Saat itu, Isnawati datang berkunjung dengan membawa tiga bungkus roti, dua botol air mineral dan satu bungkus rokok. Saat memeriksa bungkusan rokok, petugas menemukan satu paket sabu di dalamnya.
Isna sempat terkejut setelah petugas mengatakan bahwa barang yang dibawanya adalah narkoba. Ia mengaku rokok yang dibawa merupakan titipan dari teman pacarnya yang meminta dirinya membawakan Hasan di Rutan.
“Beberapa saat sebelum masuk ke Rutan, ia mengaku ditelpon pacarnya bahwa akan ada temannya yang menitip rokok itu. Dari penjelasannya, orang tersebut pakai motor dan helm jadi tidak kelihatan jelas wajahnya,” terang Prayit.
Pihak Satresnarkoba Polres Lotim juga telah melakukan tes urine pada Isnawati. Hasilnya negatif. Sehingga, kemungkinan besar memang Isna diduga tidak mengetahui bahwa rokok yang dibawa untuk pacarnya berisi satu paket sabu. “Makanya ini sedang kami dalami dulu selama enam hari,” ucapnya.
Yang menarik, diungkapkan Prayit bahwa Isna mengaku berpacaran dengan Hasan, napi Rutan Selong melalui media sosial facebook. Komunikasi dengan napi tersebut melalui handphone juga kerap terjadi. Padahal, para napi tidak diperkenankan membawa atau menggunakan handphone di dalam Rutan.
“Kami coba konfirmasi nomor HP yang biasa digunakan ternyata nomornya sudah tidak aktif atau diganti. Saya tidak tahu apakah dia menggunakan HP atau tidak di dalam Rutan, kalau itu coba konfirmasi ke pihak Rutan,” lanjut Prayit.
Kepala Rutan Kelas II B Negeri Selong Kurnia Panji Pamekas dikonfirmasi Lombok Post terkait hal ini mengaku akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan sejumlah petugasnya.“Besok saja (hari ini, Red) kami coba jelaskan di kantor,” tandasnya. (ton/r2/nas/JPG)

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
