
Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol M Husni Ramli saat merilis tiga tersangka penjual Togel dan barang buktinya di Mapolresta, Sabtu (29/4).
JawaPos.com - Tim Jatanras Sat Reskrim Polresta Pontianak meringkus tiga pria parubaya penjual Toto Gelap (Togel), Kamis (17/4). Mereka disergap petugas saat menunggu pemasang di warung kopi.
Masing-masing tersangka bernama Rani, 56, warga Gang Pendidikan No. B-3, Jalan Gusti Hamzah Pontianak Barat dan rekannya Alphin warga Jalan H.R.A. Rahman, Sungai Jawi, Pontianak Kota. Kemudian Albinus alias Nus, 56, warga Sebangki dan Ferdinan Kaminsky alias Dinan, 64, warga Gang Kenanga H-2 No. 18 Jalan Komyos Sudarso Sungai Jawi Luar, Pontianak Barat. Mereka ditangkap di Warkop Lina Jalan R.E Martadinata, Pontianak Barat.
“Modus operandi mereka menawarkan judi Togel ini kepada pengunjung warung kopi di Kota Pontianak ini,” kata Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kompol M Husni Ramli saat rilis di markasnya, Sabtu (29/4).
Mantan Kapolsek Pontianak Timur itu menerangkan, penangkapan berdasarkan atas informasi warga. Kemudian ditindaklanjuti melalui penyelidikan di TKP. “Ternyata benar adanya perjudian jenis Togel dan tim Jatanras melakukan penangkapan,” jelas Husni.
Dari tangan para tersangka disita sejumlah uang, beberapa lembar rekapan pemasang, kertas Sinji (rumus Togel), kalkulator dan sebuah handphone. “Kita sita uang Rp3 juta,” ujar Husni.
Polisi masih menyelidiki tiga Bandar Togel tersebut. Termasuk melacak jaringan bandar yang terputus. “Bandar besarnya mengambil uang dari mereka dengan mengirim kurir. Tempat dan waktu penyerahan uangnya ditentukan oleh kurir,” ungkapnya.
Dalam satu hari perjudian itu beromzet jutaan rupiah. Hasil keuntungan antara pelaku dan bandar dibagi dua. Para tersangka mengakui perbuatannya dan sudah beraksi lebih dari tiga bulan. “Mereka dijerat pasal 303 KUHP dengan ancaman 10 tahun penjara dan denda paling banyak Rp25 juta,” tegas Husni.
Di hadapan wartawan Ferdinan Kaminsky alias Dinan mengaku sudah dua bulan lebih menjajakan Togel di warung kopi. Dia juga mengaku hanya sebagai perantara, menunggu di warung kopi. Jika ada yang akan memasang, maka didatanginya. “Hanya menunggu pemasang, duduk gitu-gitu saja,” ujarnya.
Dinan juga mengaku yang memasang nomor Togel kepadanya tidak besar. Rata-rata ibu rumah tangga. Hasilnya tak menentu, tetapi harus dibagi dua. “Pasangnya seribu, dua ribu biasanya ibu-ibu. Hasilnya dibagi dua, kalau dapat lima ribu ya dibagi dua lah,” ucapnya. (amb/fab/JPG)

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Persebaya Surabaya Dilaporkan Capai Kesepakatan dengan Striker Asing, Punya Rekam Jejak di Indonesia!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
Pertemuan dengan Suporter, Fariz Julinar Tegaskan PSIS Semarang Siap Bangkit Musim Depan
4 Tempat Makan Siomay Paling Enak di Bandung, Jangan Skip karena Variannya Berlimpah dengan Siraman Bumbu Kacang yang Lezat
