
17 Napi yang kabur. Tiga napi sudah tertangkap pada Rabu (19/4)
JawaPos.com - Beberapa hari sebelum terjadi kaburnya 17 tahanan dari rumah tahanan Polres Malang, sejumlah polisi dicurhati para napi. Salah satunya adalah KABAGOPS Polres Malang Kompol Sunardi. Pria ini memang punya tugas memberikan pencerahan kepada para tahanan. Seperti usai shalat Jumat pekan lalu. ”Banyak tahanan yang curhat dan sedang galau,” ujar dia, Rabu (19/4).
Kegalauan itu bukannya tanpa dasar. Sebab, menurut dia, sekarang sudah dekat dengan Ramadan. Mereka resah karena pada Ramadan dan Lebaran tahun ini tidak bakal berkumpul dengan keluarga. ”Yang ada di pikiran para tahanan adalah anak dan istrinya,” kata Sunardi.
Oleh karena itu, dia kemudian meminta para tahanan agar bersabar. Lantaran, semuanya sudah telanjur terjadi. Mau tidak mau harus dihadapi. Sunardi juga membesarkan hati para tahanan, dengan mencontohkan banyak orang di luar sana melakukan kejahatan tetapi belum dipenjara seperti para koruptor. ”Saya minta mereka agar jangan iri,” lanjutnya. Sunardi mengungkapkan, sebenarnya, kinerja Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung yang baru menjabat Desember tahun lalu, terbilang bagus.
Sebab, sebelum pergantian Kapolres Malang, tidak ada tembok di belakang rutan. ”Begitu Pak Kapolres (Yade Setiawan Ujung) menjabat, langsung minta anggotanya membangun tembok di belakang. Dia jeli kalau masalah pengawasan. Hanya saja, sekarang terkena musibah,” imbuhnya. Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Machfud Arifin menegaskan, rumah tahanan (rutan) Polres Malang overcapacity. Dia me nganggap, selain karena rutan Polres Malang tidak layak, se banyak 101 tahanan dalam satu rutan akan merepotkan penjagaan.
Seharusnya, rutan hanya diisi maksimal 60 tahanan. Dia juga menyayangkan masih adanya celah tahanan kabur di kompleks tahanan Polres Malang. Sementara itu, berdasarkan pantauan Jawa Pos Radar Malang, di lokasi sebenarnya sudah dipasang sejumlah CCTV di belakang tembok tahanan, menghadap ke arah kantin. Diduga, 17 pelaku tahanan kabur membelakangi kamera. Sebenarnya, ada empat kamera dalam rutan yang kesemuanya hanya mengarah ke lorong. Sementara, kamar pojok kiri tahanan kabur dekat kamar mandi tidak terjangkau kamera CCTV. Dari lokasi inilah, tahanan melarikan diri. (zuk/jaf/c4/lid/JPG)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
