Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 14 April 2017 | 12.05 WIB

Ombudsman Temukan Banyak Pelanggaran saat UNBK 

Ilustrasi - Image

Ilustrasi


JawaPos.com - Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Jawa Barat melakukan pemantauan pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMA/MA di 8 Kota/Kabupaten di Jawa Barat . 


Salah satu yang disorot adalah Kabupaten Pangandaran.


Asisten Ombudsman RI Perwakilan Jabar sekaligus Koordinator Pemantauan UN-USBN 2017, Ujang Solihulwildan mengatakan, pemantauan ini dimaksudkan untuk melihat persiapan dan kesiapan dari sisi sekolah terhadap pelaksanaan UNBK.


Ujang mengatakan, hari pertama dan kedua pelaksanaan UNBK di Pangandaran berjalan cukup baik. 


"Meski demikian kami mencatat masih terdapat beberapa yang hal yang dilanggar dari Prosedur Operasional Sekolah (POS) UNBK Tahun Pelajaran 2016/2017 serta beberapa kendala yang dirasakan sekolah terkait pelaksanaan UNBK ini," tutur Ujang kepada RMOLJabar. Kamis (13/04).


Dia menambahkan, pelanggaran yang masih dilakukan ialah pengawas ujian membawa alat Komunikasi ke ruang ujian dan membiarkan peserta melakukan diskusi dengan sesama peserta lainnya.


"Kami juga masih menemukan sejumlah ruang ujian yang tertutup rapat dengan gorden atau penutup sehingga pengawas eksternal tidak dapat melihat secara langsung aktivitas peserta UNBK di dalam ruang Ujian," tuturnya.


Ombudsman Perwakilan Provinsi Jawa Barat menilai, meski UNBK saat ini bukan merupakan salah satu syarat penentu kelulusan mestinya UNBK harus tetap menjadi perhatian dan mendapat dukungan dari berbagai pihak.(bon/rmol/mam/JPG)


Editor: Imam Solehudin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore