Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 7 April 2017 | 09.20 WIB

Rencana Demo ke Freeport Terhalang Perizinan Polisi

Suasana demo terhadap PT Freeport  yang pernah ada - Image

Suasana demo terhadap PT Freeport yang pernah ada

JawaPos.com - Rencana aksi demo dari sejumlah organiasi kemasyarakatan pemuda, untuk penutupan  PT Freeport Indonesia  yang rencananya digelar Jumat (7/4) hari ini, nampaknya tidak mendapat dukungan dari aparat  keamanan.

Pasalnya,  Polda Papua hingga kemarin tidak memberikan izin  terkait dengan rencana aksi demo tersebut.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. A.M .Kamal, mengakui bahwa Polda Papua tidak merestui adanya aksi demo tersebut. Sebab dikhawatirkan dalam demo tersebut akan disusupi oleh maksud–maksud tertentu dari berbagai pihak. Oleh karena itu, tidak ada izin yang dikeluarkan untuk melaksanakan aksi demo yang rencananya akan dilakukan  di berbagai titik itu.
 
“Kami tidak mengeluarkan izin untuk masyarakat melakukan aksi demo, sehingga kami imbau agar ikut pada aturan yang telah diberikan. Kalau tidak diizinkan berarti harus bisa pahami itu dengan baik, jangan memaksakan diri,”ungkapnya kepada Cenderawasih Pos (Jawa Pos Group) via selularnya, Kamis (6/4).

Kamal menegaskan bila massa tetap memaksakan diri untuk melakukan aksi demo, maka Polda Papua akan menurunkan personelnya untuk membackup Polres Jayapura Kota untuk mengambil tindakan tegas. Sebab, sejak awal pihaknya telah memberitahukan apabila demo untuk menutup PT. FI ini tidak direstui atau tidak ada izin yang diberikan.

“Kami siap membackup anggota Polres Jayapura Kota dalam melakukan pengamanan apabila massa memaksa untuk melakukan demo tersebut,”katanya.

Sementara itu, Kapolres Jayapura Kota AKBP. Marison Tober Sirait, SIK, MH membenarkan apabila tidak ada izin yang dikeluarkan oleh Polda Papua terkait rencana aksi demo penutupan PT Freeport. Oleh karena itu, anggotanya siap untuk melakukan pengamanan apabila ada aksi demo. Artinya kalau tidak diberikan izin berarti  aksi demo ini ilegal,  sehingga ada langkah tegas yang akan diambil nantinya.

“Kalau tidak ada izin yang dikeluarkan, maka kami selaku Polres jajaran siap menindaklanjuti masalah ini, artinya kalau masa tetap memaksakan untuk melakukan aksi demo akan kami batasi,”tegasnya.

Untuk personel yang disiapkan Polres Jayapura, Tober mengaku, belum mengetahui berapa banyak personel yang akan turun ke lapangan untuk melakukan pengamanan. Intinya pihaknya akan melihat kondisi di lapangan,  apabila jumlah massanya besar, maka  jelas pihaknya  akan menurunkan kekuatan yang sebanding dengan massa.

“Pengamanannya kita lihat kondisi di lapangan dulu, untuk informasi pengumpulan masa di beberapa titik, ada Polsek jajaran yang akan menangani masalah ini,”tuturnya.(jo/tri/sad/JPG)

Editor: Muhammad Syadri
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore